Rabu, 29 Maret 2017

forex  Forex

Yen & Aussie Menguat Ditengah Maraknya Aksi Beli & Short Covering

Sabtu, 4 Januari 2014 0:46 WIB
Dibaca 755

Monexnews -

Yen dan dollar Australia, yang menjadi mata uang utama dengan kinerja terburuk pada tahun lalu, saat ini berada di jalur untuk penguatan mingguan setidaknya dalam dua bulan terakhir atas spekulasi bahwa penurunan mereka akhir-akhir ini terlalu cepat.

Dollar bersiap untuk kenaikan selama lima hari sejak bulan November terhadap euro sebelum ketua Federal Reserve Ben Bernanke berpidato di konfrensi ekonomi. Mata uang Jepang menguat untuk hari ketiga terhadap dollar di tengah taruhan bahwa investor negara tersebut akan membeli yen seiring mereka ingin mengembalikan laba. Sementara itu dollar Australia melonjak ke level tertinggi sejak bulan Oktober walaupun indeks sektor jasa di China turun, Australia adalah mitra dagang terbesar China.

“Apa yang kita lihat adalah pengurangan posisi,” kata Steven Englander, kepala analis glonal di Citigroup Inc.” Posisi terbesar, seperti short Aussie, saat ini sedang berjuang seiring kami melihat adanya koreksi.” Posisi short adalah sebuah taruhan asset akan turun nilainya.

Yen naik sebanyak 0.4% menjadi 104.50 pada pukul 00.23 wib, memperpanjang penguatan menjadi 0.8% pada pekan ini, penguatan terbesar sejak periode yang berakhir 18 Oktober. Yen tergelincir menjadi 105.44 kemarin, level terlemah sejak Oktober 2008.

Dollar Australia naik sebanyak 1% menjadi 90.01 sen AS setelah menguat sebanyak 1.1%, penguatan terbesar sejak 1 Oktober. Aussie telah melonjak sebanyak 1.5% pada pekan ini, berada di jalur penguatan selama lima hari sejak periode yang berakhir 18 Oktober.  

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar