Minggu, 17 Desember 2017

forex  Forex

Yen dan Kiwi Reli Ditengah Dollar Hentikan Penguatannya

Rabu, 24 September 2014 15:07 WIB
Dibaca 615

Monexnews - Dollar Selandia Baru dan yen menguat terhadap greenback seiring indikator teknikal sinyalkan bahwa pelemahan akhir-akhir ini terlihat berlebihan, serta melambatnya penguatan greenback dalam menuju kenaikan kuartalan terbesar dalam tiga tahun terakhir.

Dollar hentikan penguatannya terhadap sebagian besar mata uang utama setelah presiden Bank Federal Reserve New York, Willian C, Dudley mengatakan pada pekan ini bahwa menguatnya dollar mungkin akan melukai pertumbuhan AS. Kiwi naik dari dekat level terendah dalam setahun setelah di rilisnya laporan pemerintah pada hari ini yang menunjukkkan bahwa dafisit perdagangan secara tak terduga menyempit di bulan Agustus. Yen menguat setelah Jiji News melaporkan bahwa Perdana Menteri Shinzo Abe ingin "lebih berhati-hati" pada pelemahan yen akhir-akhir ini.

"Seluruh pasar sedang mengalami retracement, mulai dari mata uang hingga ke saham dan Treasuries," kata Masto Yanagiya, kepala analis mata uang di Sumitomo Mitsui Banking Corp. di New York. Dollar telah mencapai level yang cukup tinggi jadi wajar bahwa posisinya saat ini berada di dalam beberapa tekanan jual. Itu hanya mulai muncul saat ini, jadi kemungkinan masih memiliki sedikit waktu berjalan untuk pelemahannya."

Dollar Selandia Baru naik sebesar 0.5% menjadi $0.8091 pada hari ini setelah kemarin turun ke $0.8042, itu adalah level terlemah sejak 11 September 2013. Yen menguat sebesar 0.3% menjadi 108.52 per dollar setelah tergelincir ke level terendah enam tahun di 109.46 pada tanggal 19 September lalu. Mata uang Jepang menguat sebesar 0.2%  menjadi 139.57 per euro.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar