Senin, 24 Juli 2017

forex  Forex

Yen Jepang Tertopang Laporan GDP

Kamis, 15 Mei 2014 16:12 WIB
Dibaca 486

Monexnews -

Mata uang Yen Jepang menguat terhadap Dollar AS seiring kejatuhan yield pasar obligasi AS pada tenor 10-tahun masih lebih cepat dibanding pelemahan yield jepang sendiri. Sehingga para investor merespon data GDP Q1 Jepang yang positif dengan membeli Yen Jepang.

Terpantau sejauh ini pairing USDJPY melemah tipis -0.05% di level 101.85, sedangkan EURJPY jatuh ke level 139.20 atau melemah -0.55%. AUDJPY dan GBPJPY bergerak datar dekat level penutupan sesi sebelumnya.

Sementara itu Gubernur BoJ, Kuroda memberikan komentar bahwa pemangkasan pajak korporat mungkin akan ditambah untuk menopang perekonomian, oleh sebab itu BoJ Kuroda memberikan waktu 2 hingga 3 tahun untuk mencapai target inflasi BoJ di 2 persen, sembari mencerna efek kenaikan pajak konsumsi terhadap perekonomian domestik.

Laporan makro lainnya, yakni Preliminary GDP q/q Jepang dilaporkan tumbuh 1.5% diatas estimasi 1.0%, dan lebih tinggi dibanding sebelumnya 0.2%. Data ini sekaligus meredakan tekanan bagi BoJ untuk menambah stimulus BoJ dua kali lipat, sehingga mata uang Yen Jepang kembali menguat.

Meski demikian USDJPY masih diperdagangkan dalam range trading yang cukup sempit di kisaran 102.00. Pergerakan yang menyempit kemungkinan disebabkan sikap wait & see para pelaku pasar menjelang serangkaian data ekonomi AS, antara lain lapo9ran CPI, jobless claims, survey manufaktur Empire State, TIC flow report dan indeks manufaktur kawasan Philadelphia. 

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar