Selasa, 26 September 2017

forex  Forex

Yen Kian Diminati Investor

Rabu, 12 Maret 2014 9:19 WIB
Dibaca 665

Monexnews - Yen mempertahankan gain pada awal sesi hari Rabu sembari investor menjauhi mata uang beresiko seperti dollar Australia di tengah kecemasan mengenai perekonomian China dan menyusul pelemahan pada Wall Street kemarin. Absennya data ekonomi dan event besar membuat trader enggan memasuki bursa saham, meski euro tertekan turun setelah petinggi European Central Bank memperingatkan bahwa bank sentral masih dapat melonggarkan kebijakan jika dibutuhkan.

Wakil Presiden ECB Vice President Vitor Constancio jug a dilaporkan mengatakan pasar masih belum mengerti yang disampaikan oleh ECB pekan lalu saat menekankan pelemahan pada perekonomian zona euro. Komentarnya membuat euro harus menyerah terhadap dollar AS dan yen. Yen cenderung berperforma bagus di tengah meningkatnya ketegangan pada pasar, terutama terhadap mata uang komoditas seperti dollar Australia. Ditambah lagi aussie saat ini sedagn tertekan oleh kecemasan mengenai perlambatan pada pertumbuhan ekonomi China dan penurunan pada harga bijih besi belakangan ini, penghasil ekspor terbesar Australia.

"Fokus nampaknya beralih dari Ukraina kembali ke China pekan ini, dengan najloknya harga logam akibat kecemasan dari China dan menekan mata uang G10 dan negara berkembang yang sensitif terhadap komoditas," menurut analis BNP Paribas. Dampak dari faktor negatif tersebut telah membaut aussie melemah sebesar 0.7% terhadap yen, dan kembali ke bawah level 90 sen terhadap greenback.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar