Kamis, 25 Mei 2017

forex  Forex

Yen Kokoh Nantikan Sanksi Terhadap Rusia

Senin, 17 Maret 2014 9:19 WIB
Dibaca 1039

Monexnews -  Yen berhasil mempertahankan gain pekan lalu yang merupakan paling banyak sejak bulan Januari seiring pihak Barat bersiap untuk memberlakukan sanksi terhadap Rusia pasca referendum di Crimea, menguatkan tingkat permintaan untuk aset safe haven. Menteri Luar Negeri Uni Eropa akan bertemu di Brussels hari ini untuk mendiskusikan larangan terbang dan membekukan aset pada sejumlah pejabat Rusia seiring pemerintah Vladimir Putin bersiap untuk menggabungkan wilayah selatan Ukraina. China menaikkan batas pergerakan harian yuan terhadap dollar menjadi dua kali lipat hari ini. Federal Reserve akan menggelar pertemuan pekan ini seiring ekonom memperkirakan the Fed akan kembali memangkas pembelian obligasi sebanyak 10 milyar dollar.

“Kita sedang memantau apakah akan ada sanksi dari AS dan Eropa terhadap Rusia untuk mengetahui seberapa dalam event geopolitik ini akan berlanjut,” ucap Robert Rennie, kepala strategis mata uang dan komoditas pada Westpac Banking Corp. di Sydney. “Dalam jangka pendek, mengingat situasi di China, dengan melemahnya momentum perekonomian dan tekanan pada sejumlah pasar komoditas, hal tersebut menambah resiko.”

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar