Jumat, 26 Mei 2017

breaking-news GDP AS Q1 1.2% vs publikasi awal 0.7%, lebih tinggi dari estimasi 0.9%.

forex  Forex

Yen Melambung Jelang Referendum Crimea

Jumat, 14 Maret 2014 8:33 WIB
Dibaca 679

Monexnews - Yen diperdagangkan menguat empat hari beruntun, menuju penguatan mingguan terbesar dalam tujuh pekan terakhir.  Peningkatan ketegangan di Crimea membuat yen banyak diminati investor sebagai safe haven.

Crimea akan mengadakan referendum pada hari Minggu 16 Maret, dan dikabarkan akan melepaskan diri dari Ukraina untuk bergabung dengan Rusia. AS dan Jerman terus menekan Rusia untuk mundur dari rencana mengambil wilayah Crimea.

Menteri Luar Negeri AS, John Kerry, kemarin mengatakan AS dan Eropa akan mengambil langkah “sangat serius” kepada Rusia pasca referendum jika tidak ada tanda krisis dapat terpecahkan setelah Crimea meninggalkan Ukraina. Sementara itu Rusia kembali melakukan latihan militer dekat perbatasan dengan Ukraina setelah pernyataan John Kerry tersebut.

Ekonomi China yang kembali menunjukkan tanda-tanda pelambatan menambah daya tarik yen sebagai safe haven. China kemarin merilis data produksi industri tumbuh 8,6% dalam dua bulan dari tahun sebelumnya, penjualan ritel naik 11.8% dan investasi bertambah 17,9%, namun ketiga data tersebut  masih dibawah estimasi.

USDJPY saat ini diperdagangkan pada kisaran 101.79 dengan level tertinggi harian 101.86, dan terendah 101.86. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar