Senin, 23 Januari 2017

forex  Forex

Yen Melemah Seiring Data China Redam Permintaan Safe Haven

Kamis, 22 Mei 2014 16:38 WIB
Dibaca 492

Monexnews -

Yen melemah untuk hari kedua terhadap dollar seiring data sinyalkan adanya perbaikan outlook untuk manufaktur China yang telah menerbangkan bursa saham dan meredam permintaan untuk mata uang Jepang yang merupakan safe haven.

Mata uang Jepang melemah terhadap semua dari 16 mata uang seiring bursa saham Asia dan Eropa memperpanjang penguatannya terhadap rekan-rekannya dari AS kemarin. Dollar rebound dari level teknikal kunci utama terhadap yen pada pergerakan rata-rata 200 hari. Dollar Australia naik dari level terendah tiga pekan terhadap greenback setelah sebuah laporan swasta indeks manajer pembelian di China, yang merukan mitra dagang terbesar Australia, secara tak terduga membaik ke level tertinggi pada tahun ini.

“Data PMI China telah berikan dorongan positif untuk aset beresiko dan itulah mengapa kita melihat yen melemah pada hari ini,” kata Kiran Kowshik, analis mata uang di BNP Paribas SA di London. “Beberapa aksi jual dollar-yen dalam beberapa hari terakhir telah meredup. “ Sebuah posisi jual adalah taruhan bahwa aset akan turun nilainya.

Yen melemah sebesar 0.2% menjadi 101.60 per dollar pada pukul 16.35 wib. Mata uang Jepang terdepresiasi sebesar 0.2% menjadi 139.02 per euro. Dollar hanya sedikit berubah di kisaran $1.3680 per euro.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar