Senin, 29 Mei 2017

forex  Forex

Yen Menguat di Tengah Bantahan Bahwa Abe Tunda Kenaikan Pajak

Rabu, 12 November 2014 16:34 WIB
Dibaca 689

Monexnews - Yen menguat dari level terlemah dalam tujuh tahun terhadap dollar setelah pejabat Jepang membantah bahwa Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mempertimbangkan untuk membubarkan parlemen dan menunda rencana untuk kenaikan pajak penjualan.

Yen sebelumnya melemah di tengah laporan dari potensi untuk meningkatkan pajak sampai tahun 2017. Mata uang Korea Selatan, won, tergelincir melewati level 1,100 per dollar untuk pertama kalinya dalam lebih dari setahun pada kecemasan bahwa penurunan yen akan membuat ekspor Jepang menjadi lebih kompetitif. Mata uang Selandia Baru menguat setelah  Fonterra Cooperative Group Ltd.,  eskportir susu terbesar di dunia, mempertahankan perkiraan pembayaran susu di tahun 2015 untuk tidak berubah.

"Banyak orang yang sangat senang tentang rencana penarikan pajak penjualan,  ujar Chris Westob, kepala analis di IG Australia di Melbourne. " Dia menambahkan bahwa kami hanya melihat beberapa orang dalam mengambil beberapa posisi beli di pasar dan mengurangi kepemilikan mereka. "Posisi beli di dalam sebuah investasi akan untung ketika harga aset naik."

Yen menguat sebesar 0.4% menjadi 115.31 per dollar pada pukul 16.20 wib, sebelumnya terdepresiasi sebanyak 0.2%. Yen kemarin menyentuh level 116.10 terhadap greenback, itu adalah level terlemah sejak Oktober 2007. Yen menguat sebesar 0.5% menjadi 143.78 per euro. Mata uang tinggal hanya sedikit berubah di $1.2460.

Mata uang Jepang telah turun sebanyak 5.8% pada bulan lalu, itu adalah yang terbesar diantara 10 mata uang negara maju  yang di ikuti oleh Bloomberg Correlation-Weighted Indexes, setelah pembuat kebijakan mengejutkan investor  dengan stimulus yang lebih besar dari sebelumnya oleh Bank of Japan dan reformasi dana pensiun yang memungkinan lebih banyak uang mengalir ke luar negeri.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar