Senin, 24 Juli 2017

forex  Forex

Yen Menguat Setelah Pemilu Jepang

Senin, 15 Desember 2014 17:01 WIB
Dibaca 605

Monexnews - Yen menguat di tengah spekulasi bahwa para trader mengunci laba mereka setelah kemenangan Perdana Menteri Shinzo Abe dalam pemilu yang dia serukan untuk memenangkan mandat baru untuk kebijakan yang telah mendorong mata uang Jepang ke level terendah tujuh tahun.

Dollar Australia menyentuh level terendah sejak Juni 2010 dan obligasi reli seiring pasar komoditas merosot dan adanya orang yang tersandera di dalam kafe di pusat kota Sydney. Aussie mempertahankan kerugiannya setelah Menteri Keuangan Joe Hockey kemarin mengatakan bahwa defisit anggaran semakin mendalam karena kemerosotan terbesar dalam hal perdagangan sejak di catat mulai lebih dari 50 tahun yang lalu.

"Reaksi pasar jangka pendek mungkin akan melakukan "sell the fact", sesuai dengan hasil prediksi jajak pendapat, kata Yuji Saito, direktur perdagangan nilai tukar mata uang di Credit Agricole di Tokyo semalam. "Namun, dalam jangka menengah dan panjang, tidak ada perubahan dalam tren untuk pelemahan yen seiring Abenomics telah memenangkan reformasi struktural, kebijakan moneter dan stimulus fiskal  selama empat tahun."

Yen menguat sebesar 0.2% menjadi 118.50 pada pukul 16.55 wib, setelah menguat sebanyak 0.8%. Greenback menguat sebesar 0.1% menjadi $1.2430 per euro, setelah tergelincir sebesar 1.4% dalam lima hari terakhir sampai 12 Desember. Mata uang blok 18 negara tergelincir sebesar 0.5% menjadi 147.30 yen.

Aussie tidak banyak berubah di kisaran $0.8260, setelah menyentuh level terendah empat tahun di $8204

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar