Senin, 18 Desember 2017

forex  Forex

Yen Perkasa Ditengah Masih Buntunya Debat Fiskal AS

Senin, 14 Oktober 2013 8:43 WIB
Dibaca 521

Monexnews -

Yen menguat terhadap semua mata uang pembandingnya seiring pembicaraan antara Presiden Barack Obama dan House Republicans masih buntu walaupun para senator AS dari kedua belah pihak sedang bernegosiasi untuk hindari default.

Yen menguat terhadap dollar untuk pertama kalinya dalam lima hari setelah Obama menegaskan bahwa dia akan bernegosiasi atas anggaran setelah batas utang di naikan dan berakhirnya shutdown pemerintah. Batas akhir pembayaran pinjaman oleh lembaga AS akah berakhir pada tanggal 17 Oktober, menurut Departemen Keuangan. Dollar Australia menurun terhadap sebagian mata uang pembandingnya setelah mitra dagang terbesarnya China mengatakan pada tanggal 12 Oktober bahwa junlah ekspornya secara tak terduga turun.

“Safehaven yen masih memiliki daya tarik yang kuat, dan yen mendapatkan keuntungan dari permasalahan fiskal AS,” kata Mike Jones, seorang analis mata uang di Bank of New Zealand Ltd.” Rendahnya dollar-yen adalah cara untuk memainkan ini jika anda berpikir secara luas pada default AS.”

Anggota perlemen Demokrat memperingatkan pada akhir pekan lalu bahwa berkurangnya tindakan dari kedua belah pihak akan berdampak pada pasar keuangan AS yang akan dibuka pada hari libur federal Columbus Day pada hari ini. Pasar obligasi akan ditutup. Pasar jepang ditutup hari ini untuk hari libur.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar