Selasa, 23 Mei 2017

breaking-news Ifo: Indeks Iklim Bisnis Jerman naik ke 114.6 di Mei dari 112.9 di April, estimasi 113.1.

forex  Forex

Yen Pertahankan Pelemahannya Pada Pernyataan BOJ

Jumat, 19 Desember 2014 16:15 WIB
Dibaca 533

Monexnews - Yen anjlok untuk hari ketiga terhadap dollar seiring yield obligasi bertenor lima tahun turun ke rekornya setelah Bank of Japan mempertahankan stimulus yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Mata uang Jepang tergelincir setidaknya sebesar 0.2% terhadap semua dari 16 mata uang pembandingnya seiring relinya bursa saham Asia telah meredam permintaan untuk aset haven. Dollar Selandia Baru menguat setelah China merevisi naik ukuran ekonominya. Semntara itu mata uang AS menuju penguatan mingguan pada outlook suku bunga yang lebih tinggi.

"Bank sentral tampaknya sangat bersedia untuk menutup mata untuk potensi implikasi negatif dari depresiasi yen yang sangat cepat, itu bagi saya akan memicu pergerakan liar dollar-yen menuju level 130 di semester kedua 2015," kata Robert Rennie, kepala analis mata uang di Westpac Banking Corp di Sydney.

Yen terdepresiasi sebesar 0.4% menjadi 119.30 per dollar pada pukul 16.11 wib setelah melemah sebesar 2% selama dua hari terakhir. Mata uang Jepang melemah sebesar 0.4% menjadi 146.55 per euro. Dollar hanya sedikit berubah di $1.2280 per euro.

Dalam pernyataannya setelah pertemuan di Tokyo, Bank of Japan mengatakan bahwa mereka akan meningkatkan basis moneter pada tingkat tahunan yang sebesar 80 triliun yen ($670 milyar), itu adalah keputusan yang diperkirakan oleh semua dari 33 ekonom yang di survei oleh Bloomberg News. Ekonomi di perkirakan akan terus pulih secara moderat seiring dampak dari kenaikan pajak penjualan di bulan April sudah memudar, tambah BOJ.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `