Kamis, 19 Oktober 2017

forex  Forex

Yen Pertahankan Penurunan Terburuk Sejak 1979.

Jumat, 3 Januari 2014 0:00 WIB
Dibaca 578

Monexnews -

Yen masih melemah setelah penurunan tahunan terbesar sejak tahun 1979 di tengah prospek Bank of Japan akan melanjutkan langkah-langkah stimulus yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk mendukung ekonomi dan akhiri deflasi yang sudah berlangsung lebih dari sedekade.

Mata uang memperpanjang kerugiannya seiring Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda mengatakan dalam sebuah wawancara yang di publikasi kemarin dalam surat kabar Yomiuri, bahwa pembuat kebijakan akan melanjutkan stimulus sampai inflasi stabil di level 2 persen. Kebijakan moneter di Jepang berbeda dari AS, dimana Federal Reserve di perkirakan akan akhiri pembelian obligasi pada tahun ini.

“Yen akan terdepresiasi lebih lanjut,” kata Janu Chan, seorang ekonom di St. George Bank Ltd. di Sydney.” Masih ada prospek bahwa Bank of Japan untuk naikan pelonggaran moneter mereka, sementara AS akan mengurangi.”

Yen di perdagangkan di kisaran 104.85 per dollar pada pukul 23.20 wib setelah di tutup di 105.31 pada tanggal 31 Desember. Yen telah turun sebanyak 18 persen di tahun 2013.

BoJ pertahankan janjinya untk memperluas basis moneter Jepang secara tahunan sebesar 60 triliun sampai 70 triliun yen ($665 milyar) pada pertemuan mereka pada bulan lalu. Di bulan April, pembuat kebijakan melipatgandakan pembelian obligasi untuk lebih dari 7 triliun yen untuk akhiri deflasi yang sudah berlangsung selama 15 tahun.

 

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar