Minggu, 22 Oktober 2017

gold-updates  Gold Updates

Australia Pangkas Outlook Harga Emas

Rabu, 2 Oktober 2013 8:44 WIB
Dibaca 440

Monexnews - Emas diperkirakan akan kembali bergerak turun memasuki tahun 2014 seiring investor beralih menuju aset lainnya ditengah spekulasi bahwa Federal Reserve AS akan memperlambat stimulus, menurut perkiraan pemerintah Australia. Harga rata-rata emas mungkin akan mencapai $1,275 per ons tahun depan dari $1,439 di tahun 2013, menurut laporan Bureau of Resources and Energy Economics di Canberra hari ini. Dibandingkan dengan perkiraan di bulan Juni lalu sebesar $1,340 untuk tahun 2014 dan $1,444 untuk tahun ini. Harga rata-rata emas mencapai sekitar $1,457 di tahun 2013 saat ini.

Harga emas telah turun sekitar 24% tahun ini dalam ekspektasi bahwa banks entral AS akan memangkas pembelian aset, meredupkan minat terhadap emas seiring rally pada bursa saham. 24 dari 41 ekonom yang disurvey oleh Bloomberg pada bulan September mengatakan the Fed akan mulai memangkas stimulus di bulan Desember. The Federal Open Market Committee di luar dugaan mempertahankan program tersebut bulan lalu. Australia adalah produsen emas terbesar dunia setelah China.

“Harga emas diperkirakan akan rebound dalam jangka pendek merespon pengumuman FOMC,” menurut laporan biro. “Spekulasi terhadap tapering akan kembali muncul di tahun 2014, terutama jika data ekonomi AS yang dirilis menunjukkan hasil yang lebih positif. Spekulasi ini, ditambah dengan beralihnya investor menuju aset lain seiring tingkat suku bunga pulih ke level normal, diperkirakan akan menekan harga emas.”

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar