Sabtu, 18 November 2017

gold-updates  Gold Updates

Emas Alami Penurunan Terendah Dalam 4 Bulan Atas Outlook Fed

Jumat, 21 Maret 2014 2:25 WIB
Dibaca 303

Monexnews -

Emas di tutup dengan penurunan terbesar dalam empat hari sejak bulan November setelah Federal Reserve memicu outlook untuk suku bunga yang lebih tinggi, ditambah dengan perkiraan dari Goldman Sachs Inc.s yang mengatakan bahwa emas akan membalikan reli  yang terjadi selama tahun 2014.

Emas, yang tergelincir ke level terdalam sejak tahun 1981 pada tahun lalu karena beberapa investor kehilangan kepercayaan pada logam mulia sebagai aset safe haven, berhasil rebound sebesar 11 persen di tahun 2014 ditengah goyahnya pertumbuhan ekonomi AS dan meningkatnya ketegangan di Ukraina sebelum akhirnya berbalik ke kisaran $1.330/onz. Analis dari Goldman Sach, Jeffrey Currie mengatakan pada bulan ini bahwa kenaikan pada emas hanya berumur pendek dan meningkatnya kemungkinan harga akan mencapai level $1.000 untuk pertama kalinya sejak tahun 2009.

Ketua Fed Janet Yellen kemarin mengatakan bahwa program stimulus bank sentral dapat berakhir di musim panas ini dan suku bunga acuan dapat naik sekitar enam bulan setelah program stimulus berakhir. Para pembuat kebijakan memangkas pembelian obligasi bulanan sebesar $10 milyar pada kesimpulan dari pertemuan selama dua hari kemarin, meninggalkan pembelian sebesar $55 milyar perbulan.

“Orang-orang akan menilai kembali alasan mereka untuk memiliki emas,” kata Adam Klopfenstein, analis senior di Archer Financial Services di Chicago. “Emas telah mengakhiri status safe havennya.”

Emas berjangka untuk kontrak bulan April turun sebesar 0.8% untuk di tutup di $1.330.50 di Comex di New York. Harga emas turun sebesar 3.5% dalam empat sesi terakhir, itu merupakan penurunan terpanjang sejak bulan November. Emas mencapai level $1.320.80, yang merupakan level terendah sejak 28 Februari.

Perdagangan pada hari ini bergerak sekitar 34% lebih tinggi dari rata-rata pergerakan 100 hari, data di kompilasi oleh Bloomberg.

The Fed merilis perkiraan terbaru kemarin dengan banyak pejabat memprediksi bahwa suku bunga acuan, yang saat ini bergerak dekat level nol, akan naik setidaknya menjadi 1 persen pada akhir 2015.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar