Selasa, 21 November 2017

gold-updates  Gold Updates

Emas Berada Dalam Tekanan Seiring Laju Deflasi Meningkat

Rabu, 15 Mei 2013 19:42 WIB
Dibaca 222

Monexnews -

Emas sedikit terpantul dari titik terendah 3-pekan menjelang sesi pembukaan sesi Wall Street. Faktor penguatan Dollar AS dan pelemahan berbagai komoditas seperti minyak hingga bijih besi turut membebani Emas.

Data inflasi harga produsen AS yang baru dirilis juga menunjukkan potensi berakhirnya super siklus bullish di komoditas, setelah indeks PPI AS utama anjlok ke -0.7%  dibawah estimasi -0.6% mencerminkan percepatan laju deflasi.

Secara terpisah, penurunan mata uang Euro dengan tajam vs Dollar AS setelah dilaporkan laju GDP zona Euro yang jauh lebih lemah dibanding ekspektasi juga menjadi katalis negatif Emas. Sementara BoE melaporkan bahwa pemulihan ekonomi Inggris akan berjalan lebih lamban sehingga memaksa BoE untuk mengimplementasikan stimulus moneter lebih lanjut.

Di Asia, kenaikan indeks Nikkei Jepang ke level tertinggi 5-tahun seiring pelemahan mata uang Yen Jepang turut memicu pergeseran arus hot money dari aset safe haven Emas menuju aset berisiko seperti saham AS.

Terpantau sejauh ini harga spot Emas anjlok -0.98% di level $1,411.29, setelah meraih titik tertinggi intraday di $1,430.67 dan level terendah hariannya di $1,406.55 per troy ons. 

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar