Sabtu, 25 November 2017

gold-updates  Gold Updates

Emas Berisiko Tertekan Pelemahan Permintaan China

Rabu, 29 Oktober 2014 16:07 WIB
Dibaca 335

Monexnews - Emas stabil dekat level $1,230 per troy ons di hari Rabu, terkonsolidasi dari penguatan moderat sesi sebelumnya seiring sikap wait & see para pelaku pasar pada panduan arah kebijakan moneter baru dari Federal Reserve.

Para investor akan mencermati apakah Federal Reserve memutuskan untuk menaikkan suku bunga nya lebih cepat atau sebaliknya mempertahankan suku bunga dekat level rendah untuk periode yang lebih lama. Probabilitas terhadap kejutan keputusan FOMC sejauh ini ini masih kecil, dimana para analis memperkirakan bank sentral masih mempertahankan suku bunga acuan lebih lama sehingga berpotensi menopang harga Emas.

Sebelumnya data ekonomi juga menambah alasan bagi bank sentral untuk menunda pengetatan moeter seiring jatuhnya tingkat permintaan belanja modal di AS ke level terendahnya dalam 8 bulan terakhir di bulan September. Sektor perumahan juga secara keseluruhan masih melunak, dengan level harga rumah S&P/Case-Shiller hanya tumbuh 5.6% YoY, sekaligus merupakan level kenaikan tahunan terendah sejak November 2012.

Katalis negatif bagi Emas adalah lemahnya permintaan logam mulia dari China. Sepanjang tahun 2014 para buyers dari China relatif minim sehingga Emas terseok seok hingga ke level $1180 per troy ons. Padahal di periode 2013, Emas menunjukkan rekor import Emas sebesar 1,158.162 ton Emas dari Hong Kong ditengah pelemahan harga Emas global sebesar 28 persen. Namun semenjak itu permintaan Emas China telah menyusut dengan harga Emas cukup stabil setelah pulih dari level terendah 15-bulan yang sempat tercapai di awal Oktober lalu.

Terpantau sejauh ini harga Emas spot bergerak flat 0.02% di level $1,228.80 per troy ons, setelah meraih level tertinggi intraday di $1,230.44 dan level terendah hariannya di level $1,228.12 per troy ons. (Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar