Rabu, 18 Oktober 2017

gold-updates  Gold Updates

Emas Berupaya Mencari Titik Bottom

Selasa, 30 Juli 2013 21:28 WIB
Dibaca 231

Monexnews -

Emas berjangka melemah secara moderat di sesi Wall Street hari Selasa tertekan oleh penguatan Dollar AS seiring dengan perbaikan ekonomi AS diikuti dengan prospek normalisasi kebijakan moneter.

Jika tingkat suku bunga naik, maka biaya untuk memiliki Emas menjadi lebih mahal, karena Emas tidak membayar dividen atau bunga, sehingga harga Emas cenderung tertekan. Selain itu Emas memainkan peranan sebagai alat hedging terhadap inflasi dan resiko krsisi lainnya, namun resiko tersebut seperti konflik militer antara Iran dengan Israel serta berkurangnya resiko krisis perbankan zona Euro dan prospek default US turut mengurangi permintaan terhadap Emas.

Sepanjang tahun ini, harga Emas telah jatuh dalam empat event utama, yang selanjutnya diikuti dengan rebound sebesar 50% dari pelemahannya. Kenaikan harga Emas sebelumnya dipicu oleh komentar yang dovish mengenai QE dan meningkatnya pembelian Emas fisik, namun secara keseluruhan rebound Emas yang bersifat koreksi tersebut dimanfaatkan oleh para pelaku pasar dengan aksi jual.

Di jangka pendek, harga Emas masih berpeluang untuk rebound jika data ekonomi AS memberikan kejutan negatif. Pada rapat FOMC besok, meski tidak diekspektasikan terdapat pengumuman yang mengejutkan, namun rilis data GDP Q2 di saat bersamaan kemungkinan memberikan kejutan negatif 1.2%, sehingga potensial menopang rebound Emas.

Terpantau sejauh ini harga spot Emas melemah -0.36% di level $1,323.19, setelah meraih titik tertinggi intraday di $1,330.08 dan level terendah hariannya di $1,317.51 per troy ons.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar