Rabu, 22 November 2017

gold-updates  Gold Updates

Emas Flat Seiring Investor Pertimbangkan Geopolitik Dan Outlook AS

Rabu, 13 Agustus 2014 9:12 WIB
Dibaca 181

Monexnews -

Emas di perdagangkan di bawah level tertinggi dalam tiga pekan seiring investor mempertimbangkan prospek pertempuran terbaru di Gaza dan memburuknya ketegangan antara Ukraina dan Rusia terhadap outlook untuk ekonomi AS dan kuatnya dollar.

Emas pada saat ini di perdagangkan di kisaran $ 1.308/onz pada pukul 08.56 wib dari $1,309 kemarin. Logam mulia pada tanggal 8 Agustus mencapai level $1,322.76, itu adalah level tertinggi sejak 18 Juli seiring AS menyetujui serangan udara di Irak untuk melawan ISIS.

Emas telah menguat sebesar 8.9% pada tahun ini di tengah ketegangan di Ukraina, Irak dan Gaza, yang mana itu telah memacu permintaan safe haven, dan juga karena tidak meratanya pemulihan global. Data kemarin menunjukkan tingkat keyakinan investor di Jerman turun ke level terendah sejak 2012, mengirim euro ke level terendah dalam sembilan bulan terhadap dollar. Pemerintahan Kiev tidak setuju atas membiarkan konvoi Rusia yang membawa bantuan ke wilayah-wilayah pemberontak, sementara Israel bersiap untuk serangan terbaru di Gaza.

"Permintaan safe haven atas geopolitik telah memicu pergerakan emas pada akhir-akhir ini," kata Yang Xi, seorang analis di Yongan Futures Co, di Hangzhou, China. "Terhadap ekonomi nakro, laju pemulihan ekonomi negara maju yang berbeda, hingga akan adanya kebijakan moneter terbaru, itu akan menjadi penggerak untuk emas. Di sisi emas fisik, permintaan di China masih lesu."

Di China, yang merupakan pembeli terbesar di dunia, volume harian untuk kontrak spot emas patokan di Shanghai Gold Exchange telah berada di bawah level tertinggi 14 bulan di 29,294 kilogram yang di capai pada tanggal 27 Juni lalu.

Data pada hari ini mungkin menunjukkan penjualan retail AS naik ke level tertinggi dalam enam bulan, itu menambahkan tanda-tanda bahwa ekonomi AS membaik di tengah Federal Reserve bergerak untuk akhiri stimulus yang di gunakan untuk memicu pertumbuhan, sambil memikirkan kenaikan suku bunga.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar