Selasa, 21 November 2017

gold-updates  Gold Updates

Emas Gagal Manfaatkan Risk Aversion

Senin, 6 Juli 2015 13:48 WIB
Dibaca 260

Monexnews - Emas tetap melemah menjelang sesi Eropa walau sentimen risk aversion telah membuat pasar saham melemah dan aset safe haven menguat. Emas gagal memanfaatkan peningkatan kecemasan pasar yang membuat valuasi aset-aset safe haven, seperti Yen dan Dollar AS, meningkat. Emas biasanya menjadi pilihan investor di tengah nuansa ketidakpastian.

Namun faktor ekspektasi kenaikan suku bunga AS di tahun ini lebih mendominasi arah pergerakan emas. Kenaikan suku bunga akan menggerus valuasi emas yang tidak memberikan imbal hasil berupa bunga. Data tenaga kerja pada pekan lalu telah menjatuhkan valuasi Dollar. Namun di awal pekan, pelaku pasar cenderung optimis memprediksi hasil survei Institute for Supply Management (ISM) terhadap 400 manajer pembelian di AS. Indeks non manufaktur AS versi ISM diprediksi akan meningkat dari level 55.7 di bulan Mei menjadi 56.2 di bulan Juni, mengindikasikan semakin optimisnya para pelaku bisnis menilai kondisi sektor non-manufaktur AS. Data aktual yang lebih baik dari prediksi dapat menaikkan valuasi Dollar dan sebaliknya membenamkan emas. Emas yang berdenominasi Dollar AS dipersepsikan lebih mahal bagi investor mata uang lain ketika nilai Dollar AS meningkat.

Harga emas terus turun menuju sesi Eropa, sampai dengan pukul 13:40 WIB, emas diperdagangkan di level $1166.72 per troy ons, dengan level terendah harian $1167.42 dan level tertinggi harian $1174.76. (YS)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar