Rabu, 22 November 2017

gold-updates  Gold Updates

Emas Kembali Tergelincir Mejelang Akhir Q2

Jumat, 28 Juni 2013 17:40 WIB
Dibaca 235

Monexnews - Emas saat ini di perdagangkan dekat level terendah dalam 34-bulan di London seiring emas mengalami penurunan kuartalan terburuk dalam setidaknya dalam sembilan dekade setelah Federal Reserve berkomentar masalah pengurangan stimulus yang mungkin dapat memacu permintaan fisik kembali.

Emas turun sebanyak 25% di kuartal sekarang, menuju penurununan terbesar setidaknya sejak tahun 1920 di London. Ketua Fed Ben S. Bernanke pada tanggal 19 Juni mengatakan bahwa Fed mungkinkan mulai mengurangi program pembelian obligasi pada tahun ini. Data ekonomi AS  pada hari ini mungkin menunjukkan bahwa tingkat sentimen konsumen membaik dan aktivitas bisnis berkembang, kata para ekonom.

Emas telah turun sebesar 28% pada tahun ini, mengalami penurunan terbesar sejak tahun 1981, setelah sebelumya reli selama 12 tahun. Sekitar $62.4 milyar telah menghapus nilai logam mulia dari kepemilikan di ETP pada tahun ini seiring beberapa investor kehilangan kepercayaan dalam emas. Kurangnya percepatan dalam inflasi dan meningkatnya kecemasan tentang penguatan ekonomi global juga melukai peraka, platinum dan palladium, yang mana itu lebih banyak  di gunakan dalam industri daripada emas.

“Para pemilik investasi di ETF masih menjual dan tidak ada satu pun yang ingin ambil posisi pada emas,” kata Marc Ground, analis komoditas di Standard Bank Plc di Johanesburg.” Kami tidak melihat adanya pembelian fisik dan jika itu terus belangsung akan berikan beberapa dukungan pada emas.”

Emas saat ini bergerak di kisara, $ 1202, setelah mencapai level $1,180.50, level terendah sejak 3 Agustus 2010.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar