Rabu, 22 November 2017

gold-updates  Gold Updates

Emas Kembali Terperosok Untuk Sesi Ketiga Karena Penguatan Dollar

Kamis, 5 Maret 2015 3:01 WIB
Dibaca 236

Monexnews - Emas berjangka mengalami pelemahan untuk sesi ketiga beruntun pada hari Rabu seiring para trader mencerna data kerja sektor swasta AS dan melihat kedepan untuk laporan kerja yang yang sangat dinantikan pada hari Jumat.

Harga emas berjangka untuk pengiriman April turun sebesar $5.30, atau 0.3% untuk berakhir di $1,200.90/onz di Comex, setelah menyentuh level terendah di $1,197.70.

Data dari ADP menunjukkan sektor swasta menambahkan 212,000 pekerja di bulan Februari, lebih rendah dari perkiraan. Laporan tenaga kerja sektor swasta dari Automatic Data Processing Inc, menunjukkan bahwa kenaikan dalam jumlah pekerja masih berlangsung di bulan Februari namun pada laju yang lebih lambat dari bulan sebelumnya.

Dollar AS menyentuh level tertinggi 11 tahun terhadap euro, abaikan data kerja ADP yang lebih lemah dari perkiraan, serta data yang kuat dari zona Euro. Menguatnya greenback biasanya menyeret turun komoditas berdenominasi dollar seperti emas.

Data lainnya yang dirilis pada hari Rabu menunjukkan perusahaan di sektor jasa AS tumbuh sedikit lebih cepat di bulan Februari. Beige Book The Fed, yang dirilis setelah perdagangan emas di Comex ditutup, menunjukkan bahwa harga minyak yang rendah dan kuatnya dollar telah membuat luka di beberapa sektor, yang termasuk manufaktur.

Laporan kerja pada akhir pekan tampaknya akan mempengaruhi pasar secara luas.

Peter Grant, analis dari USAGOLD mengatakan bahwa masih ada sedikit ketidakpastian pada kapan The Fed naikan suku bunganya, jadi masih banyak fokus di pasar. Dia menambahkan bahwa angka payroll kemungkinan akan naik sekitar 240,000.

"Angka yang lebih tinggi kemungkinan akan membebani emas karena ekspektasi kenaikan suku bunga mungkin akan kembali terseret ke bulan Juni, ucap Grant. Angka yang lemah akan mendorong ekspektasi ke arah bulan Desember. Saya masih skeptis bahwa kita akan melihat kenaikan suku bunga pada tahun ini."

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar