Selasa, 21 November 2017

gold-updates  Gold Updates

Emas Kuat Selama Trend Stimulus Eksis

Jumat, 3 Mei 2013 13:18 WIB
Dibaca 309

Monexnews - Kontrak berjangka emas terpantau menguat pada sesi perdagangan hari Jumat sekaligus bergerak dalam jalur penguatan mingguannya. Sama seperti aset keuangan lainnya, fokus perhatian investor logam mulia kini terpusat pada hasil laporan tenaga kerja Amerika atau Non-farm Payrolls.

Kontrak emas untuk pengiriman bulan Juni naik le $1474.78 atau sekitar $8 per ons pada sesi Asia. Emas berpeluang mencetak penguatan mingguan sebanyak lebih dari 1% setelah pada pekan lalu sukses naik sampai 4.2%.

Pada hari Kamis kemarin, harga emas meraup $21.40 atau 1.5% berkat laporan stimulus ekonomi dari Bank Sentral Eropa (ECB). Sekarang investor menunggu hasil data tenaga kerja Amerika, di mana angka diprediksi sebesar 135.000 atau lebih besar dibandingkan catatan bulan Maret lalu yang hanya 88.000 orang. Bank sentral sejauh ini sudah memperlonggar kebijakan moneternya dengan menetapkan suku bunga nyaris nihil dan membeli obligasi senilai $85 miliar per bulan guna mengangkat kinerja ekonomi. Trend pelonggaran moneter seperti ini berdampak positif bagi emas dan aset komoditi lain berdenominasi Dollar.

Dalam laporan analisanya, Analis Lembaga Pengelolaan Komoditi, Kitco mengatakan bahwa fleksibilitas pembelian obligasi tanpa batasan waktu tertentu akan berdampak bagus terhadap harga emas. "Bukan kabar baik bagi emas saat The Fed mengatakan inflasi Amerika masih kondusif," ujar Jim Wycoff. Namun ia melihat belum waktunya pemerintah Amerika menghentikan stimulus dengan demikian emas masih kuat selama iklim pelonggaran mengemuka.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar