Senin, 23 Oktober 2017

gold-updates  Gold Updates

Emas Lanjutkan Pelemahan di Sesi Asia

Senin, 10 Maret 2014 14:02 WIB
Dibaca 257

Monexnews - Emas kembali melemah pada perdagangan awal pekan di sesi Asia, setelah pada Jumat lalu tertekan akibat data non-farm payrolls AS yang dirilis lebih baik dari estimasi.  Buruknya data China yang dirlis pada akhir pekan lalu memberikan sentiment negatif bagi emas. China merupakan konsumen emas terbesar di dunia pada tahun lalu.

Departemen Tenaga Kerja AS pada Jumat lalu merilis perekonomian AS pada  bulan Februari menciptakan pekerjaan sebesar 175.000, lebih tinggi dari eskpetasi sebesar 151.000, dan rilis data pada bulan Januari sebesar 129.000. Apiknya data non-farm payrolls tersebut mengurangi kekhwatiran akan melambatnya perekonomia AS meski tingkat pengangguran secara tidak terduga naik menjadi 6,7% dari bulan sebelumnya sebesar 6,6%.

Sementara itu investor kini khawatir akan melambatnya ekonmi China, yang dapat berdampak menurunnya permintaan fisik emas. China pada hari Sabtu lalu melaporkan penurunan ekspor sebesar 18,1% dan import naik 10,1% pada bulan Februari dari tahun sebelumnya, mengakibatkan defisit neraca perdagangan sebesar $23 miliar pada bulan Februari. Inflasi China pada bulan Februari tumbuh sebesar 2,0% dari tahun sebelumnya, sedikit dibawah estimasi sebesar 2,1%.  

Emas saat ini diperdagangkan pada kisaran $1.331, 77 per troy ons, dengan level tertinggi harian $1.341,43, dan terendah $1.327,99. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar