Sabtu, 25 November 2017

gold-updates  Gold Updates

Emas Masih Lemah Seiring Kuatnya Dollar AS

Senin, 7 Juli 2014 10:05 WIB
Dibaca 269

Monexnews -

Emas memperpanjang penurunannya dari level tertinggi dalam tiga bulan atas outlook untuk tingginya biaya pinjaman di AS telah memicu penguatan dollar.

Emas pada pada hari ini turun sebanyak 0.4% menjadi $1,315.57/onz, dan saat ini bergerak di kisaran $1,316 pada pukul 09.58 wib. Logam mulia naik ke $1,332.33 pada tanggal 1 Juli, itu merupakan level tertinggi sejak 24 Maret, dan menyelesaikan kenaikan selama tiga pekan pada minggu lalu.

Emas akhiri reli selama 12 tahun pada tahun lalu atas ekspektasi Federal Reserve akan mengurangi stimulus seiring membaiknya ekonomi. Direktur IMF, Christine Lagarde mengatakan bahwa pertumbuhan AS berada pada jalur berakselerasi dalam beberapa bulan mendatang di saat dia sinyalkan pemangkasan perkiraan outlook pertumbuhan global oleh lembaganya. Indeks dollar naik untuk hari ke empat pada hari ini seiring greenback mencapai level tertinggi dalam sepekan terhadap euro.

“Emas berada di bawah tekanan dari dollar seiring ekonomi AS terus menunjukkan tanda-tanda perbaikan,” kata Zhu Siquan, seorang  analis di GF Futures Co., di Guangzhou, China. “Harga masih dalam kisaran akhir-akhir ini seiring masih ada ketidakpastian di seluruh dunia.”

Landesbank Baden-Wuerttemberg, yang merupakan analis mata uang paling akurat yang di ikuti oleh Bloomberg, mengatakan bahwa bank sentral AS mungkin akan naikan suku bunga paling cepat di kuartal pertama, berdasarkan pernyataannya yang di publikasikan pada hari ini. James Bullard, presiden Fed St. Louis pada bulan lalu mengatakan bahwa AS sudah cukup baik untuk bertahan pada kenaikan suku bunga dalam jangka pendek pada tahun depan.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar