Kamis, 23 November 2017

gold-updates  Gold Updates

Emas Masih Melemah Seiring Terbebani Oleh Outlook AS

Rabu, 16 April 2014 16:36 WIB
Dibaca 197

Monexnews -

Emas di perdagangkan dekat level terendah dalam lebih dari sembilan pekan di sesi London di tengah para investor terbebani oleh outlook untuk membaiknya ekonomi AS terhadap gejolak di Ukraina.

Emas kemarin turun sebanyak 1,9 persen, itu merupakan penurunan terdalam sejak 24 Maret, seiring data menunjukkan harga konsumen AS meningkat di bulan Maret. Sebuah laporan yang di rilis pada pekan ini juga menunjukkan penjualan retail melonjak di bulan Maret dari yang ekonom perkirakan. Logam mulia tergelincir ke level terdalam sejak tahun 1981 pada tahun lalu atas outlook untuk berkurangnya stimulus AS.

Ketua Fed Janet Yellen akan berpidato di Economic Club of New York pada hari ini. Dia mengatakan pada bulan Maret ini bahwa biaya pinjaman mungkin akan mulai di naikan “sekitar enam bulan” setelah berakhirnya stimulus moneter, yang para ekonom perkirakan akan berakhir pada akhir tahun ini. Namun setelah itu, hasil minutes Fed terakhir telah meredakan perkiraan untuk suku bunga yang lebih rendah. Emas rebound sebesar 8,5 persen pada tahun ini seiring krisis di Ukraina telah memicu permintaan safe haven.

“Data ekonomi yang di rilis di AS cukup baik akhir-akhir ini, dan tanpa bermaksud abaikan krisis di Ukraina, para pelaku pasar emas, akan berpikir harga akan melemah,” kata David Govett, kepala analis logam mulia di Marex Spectron Group di London, dalam laporannya pada hari ini. “Permintaan fisik cukup langka di titik ini dan dengan tidak adanya acara di wilayah Asia, saya akan melihat aksi sell on reli pada emas.”

Emas pada hari ini menguat sekitar 0.1 menjadi $1.300 pada pukul 16.34 wib. Emas kemarin mencapai level $1.288, yang merupakan level terendah sejak 4 April.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar