Sabtu, 21 Oktober 2017

gold-updates  Gold Updates

Emas Melemah Seiring Memudarnya Resiko Terhadap Inflasi

Jumat, 14 November 2014 17:31 WIB
Dibaca 221

Monexnews - Harga emas kembali jatuh, seiring merosotnya harga minyak telah mengurangi permintaan untuk aset anti inflasi dan juga karena menguatnya dollar.

Sekitar 89 responden dalam survei Bloomberg Global Poll mengatakan bahwa disinflasi atau deflasi adalah ancaman terbesar di kawasan euro daripada inflasi pada tahun depan. Harga minyak West Texas Intermediate menuju penurunan mingguan terpanjang dalam hampir tiga dekade di tengah spekulasi bahwa OPEC akan menahan diri dari pengurangan produksi untuk meredakan kecemasan pada melimpahnya suplai global.

Investor, yang biasanya membeli emas untuk melindungi diri dari kenaikan harga konsumen, kepemilikannya saat ini di bursa ETFs berada di level yang terlihat setidaknya sejak tahun 2009. Logam mulia telah turun dalam empat dari lima hari terakhir dan anjlok sebesar 2.1% pada pekan ini seiring dollar terus memperpanjang relinya pada spekulasi bahwa para pembuat kebijakan AS akan naikan suku bunga pada tahun depan.

Abhishek Chinchalkar, analis di AnandRathi Commodities Ltd mengatakan bahwa maraknya arus keluar pada investasi emas di ETFs menunjukkan seberapa rapuhnya sentimen terhadap emas pada saat ini. Faktor-faktor yang menyebabkannya adalah melonjaknya ekuitas AS dan terus merosotnya harga minyak yang telah memperlemah daya tarik terhadap logam mulia."

Emas spot pada hari ini tergelincir sebanyak 0.7% menjadi $1,154.19/onz pada pukul 17.25 wib di London. Emas berjangka untuk pengiriman bulan Desember melemah sebanyak 0.8% menjadi $1,151.70 di Comex di New York.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar