Selasa, 24 Oktober 2017

gold-updates  Gold Updates

Emas Melorot Tajam Seiring Mulai Pulihnya Perekonomian Global.

Jumat, 12 April 2013 21:58 WIB
Dibaca 1114

Monexnews - Emas merosot ke level terendah sejak akhir 2011, memberikan sinyal bahwa investor saat ini lebih menyukai dollar dan ekuitas seiring mulai pulihnya perekonomian.

Dollar naik sebanyak 0,5 persen terhadap euro pada hari ini, dan indeks Standard & Poor 500 telah mencapai rekor baru kemarin. Siprus mungkin menjual kepemilikan emasnya untuk menutupi kerugian yang mungkin timbul dari pinjaman darurat, dan keputusan tersebut akan di ambil oleh bank sentral negara tersebut, presiden bank sentral Eropa Mario Draghi mengatakan setelah pertemuan menteri keuangan pada hari ini.

Kepemilkan di SPDR Gold Trust mencapai 1.181.4 metrik ton kemarin, ini merupakan level terendah dalam hampir tiga tahun. Sampai kemarin, emas telah merosot sebanyak 6.6 persen seiring mulai pulihnya perekonomian global. Hasil minutes pertemuan Fed yang dirilis pada tanggal 10 April menunjukkan bahwa beberapa anggota lebih menyukai untuk menarik kembali program QE pada tahun ini. Emas menguat selama 12 tahun beruturut karena bank sental memperluas neraca keuangan mereka.

“Semua alasan tradisional yang mendukung untuk membeli emas tampaknya tidak bekerja sekarang,” kata Frank Cholly, analis senior di RJO Futures di Chicago dalam sebuah wawancara telepon.”Argumen untuk emas sebagai safe haven atau aset lindung nilai terhadap inflasi saja tidak ada. Kami melihat pasar beralih ke aset beresiko, dengan banyaknya uang yang mengalir ke pasar saham. Tentu itu terlihat tidak bagus untuk emas.”

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar