Sabtu, 18 November 2017

gold-updates  Gold Updates

Emas Menguat 4.4% Pada Pekan Ini.

Sabtu, 15 Februari 2014 3:38 WIB
Dibaca 500

Monexnews -

Emas berjangka naik pada hari Jumat untuk sesi kedelapan beruntun dan mencetak kenaikan sebesar 4.4% untuk pekan ini, di picu oleh kombinasi dari kenaikan permintaan fisik dan kegelisahan ekonomi.

Permintaan emas fisik dari arus masuk ke bursa terbesar yang memperdagangkan emas naik pada pekan ini, dengan kepemilikan investasi naik sekitar 1.2% pada hari Kamis dari level Jumat lalu. Sementara itu, perak mengungguli kinerja emas pada pekan ini untuk reli sebesar 7.5%.

Harga emas berjangka untuk pengantaran bulan April menguat $18.50, atau 1.4% untuk settle di $1,318.60/onz di divisi Comex New York Mercantile Exchange.

Emas pada pekan ini menguat sebesar 4.4% dan settle di level tertinggi sejak 31 Oktober, menurut data FactSet.

Harga emas juga telah bertahan di atas level kunci teknikal. Emas “berada di atas level psikologis di $1,300, yang mana itu adalah tanda bullish untuk emas,” kata Naeem Aslam, kepala analis pasar di AvaTrade. “Emas fisik terlihat menarik pada level harga saat ini bagi banyak orang.”

Emas telah terlihat sebagai dorongan awal dari permintaan untuk asset safe haven di tengah kenaikan tajam pada aksi hindar resiko seiring bergejolaknya pasar berkembang di bulan Januari, kata Mitul Kotecha, kepala analis di Credit Agricole, yang mencatat bahwa penurunan yield obligasi AS semakin menambahkan jalan emas untuk lebih tinggi.

Jadi, harga emas “yang melenggang di atas pergerakan rata-rata 100 hari mereka di kisaran $1,266.61 akan di perdagangkan di kisaran level rata-rata pergerakan 200 hari di kisaran $1,303.70,” katanya. Penutupan pasar di atas level itu akan menjadi penting untung “setiap pergerakan naik berkelanjutan dalam jangka pendek.”

Julian Jessop, ekonom di Capital Economics di London, mengatakan bahwa perusahaannya perkirakan kenaikan lebih lanjut pada emas selama di tahun 2014,” di bantu oleh kuatnya permintaan dari China dan tentunya pelonggaran larangan impor di India.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar