Rabu, 22 November 2017

gold-updates  Gold Updates

Emas Menguat Pada Pelemahan Dolar Dan Prospek Pertumbuhan China

Selasa, 14 Oktober 2014 2:58 WIB
Dibaca 310

Monexnews - Emas berakhir lebih tinggi pada hari Senin seiring turunnya dollar pada ketidakpastian tentang pertumbuhan ekonomi global, selain itu dengan prospek stimulus ekonomi yang lebih besar dari China juga meningkatkan daya tarik investasi pada emas.

Emas berada di jalur untuk kenaikan sesi kelima dari enam sesi setelah indeks dollar turun pada kecemasan pertumbuhan dan ketakutan bahwa Federal Reserve mungkin akan menunggu lebih lama untuk naikan suku bunga. Pekan lalu, greenback catatkan kerugian mingguan terbesar dalam enam bulan.

Yang juga mendasari kenaikan emas adalah data ekonomi China yang menunjukkan ekonomi kemungkinan akan tumbuh pada kuartal ketiga pada laju yang paling lambat dalam lebih dari lima tahun. Itu telah membuat beberapa investor berspekulasi bahwa Beijing mungkin akan meluncurkan langkah-langkah stimulus yang lebih besar. Emas dapatkan dorongan dari rebound kuatnya dalam impor di industri komoditas China di bulan September.

Namun beberapa pengamat pasar mengatakan bahwa emas terlihat rapuh untuk melemah lebih lanjut pada membaiknya outlook ekonomi AS. Pekan lalu, emas merosot ke level terendah 15 bulan di $1,183, itu berada di dekat level terendah empat tahun, setelah kuatnya data kerja AS untuk bulan September.

Emas berjangka AS untuk bulan Desember berakhir naik $8.30 di $1,230.00/onz.

Harga emas spot naik sebesar 0.6%  menjadi $1,228/onz, sebelumnya  sempat menyentuh level $1,237, itu adalah level tertinggi hampir empat pekan. Pekan lalu, emas membukukan kenaikan mingguan terbesar dalam empat bulan, naik sebesar 2.7%.

"Di saat potensi reli untuk short-covering dapat melihat emas perpanjang penguatannya, kami percaya bahwa rebound kemungkinan akan berumur pendek dan masih harus berhati-hati mengingat adanya rintangan pada lingkungan ekonomi makro pada saat ini," kata Suki Cooper, analis logam mulia di Barclays Capital di New York.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar