Minggu, 19 November 2017

gold-updates  Gold Updates

Emas Naik, Merespon Positif Pengurangan Suku Bunga China

Sabtu, 22 November 2014 3:49 WIB
Dibaca 345

Monexnews - Emas berjangka naik ke level tertinggi dalam tiga pekan setelah China memangkas suku bunga acuannya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi negaranya, itu telah meningkatkan permintaan untuk logam mulia sebagai aset alternatif.

Pengurangan suku bunga yang di lakukan untuk yang pertama kalinya sejak Juli 2012 seiring negara terbesar di Asia tersebut menuju ekspansi paling lambat untuk setahun penuh dalam hampir seperempat abad terakhir. Rusia meningkatkan jumlah cadangan emasnya di bulan Oktober, membawa kepemilikan emas ke level tertinggi setidaknya dalam dua dekade, data di tunjukkan oleh International Monetary Fund.

Logam mulia telah naik sebanyak 6% setelah menyentuh level terendah empat tahun pada tanggal 7 November di tengah meningkatnya permintaan untuk emas koin dan perhiasan, yang di kombinasikan dengan tanda-tanda banyak negara meningkatkan cadangan emas. Bank sentral mungkin akan naikan pembeliannya sebanyak 22% di tahun 2014, menurut estimasi dari World Gold Council.

"Orang-orang akan membeli emas sebagai investasi lindung nilai, sejak jelas bahwa China ingin menstimulasi pertumbuhannya," kata Miguel Perez-Santalla, manajer penjualan dan pemasaran di Heraeus Metals New York LLC. "Selain itu, kita juga melihat naiknya permintaan fisik."

Emas berjangka untuk pengiriman Desember naik sebanyak 0.6% untuk settle di $1,197.70/onz pada penutupan perdagangan di Comex di New York. Sebelumnya, harga emas mencapai $1,207.60, itu adalah level tertinggi sejak 30 Oktober. Logam mulia naik 1% pada pekan ini.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar