Minggu, 19 November 2017

gold-updates  Gold Updates

Emas Rebound, Ditengah Prediksi Goldman Sachs Bahwa Emas Masih Akan Turun

Jumat, 20 Desember 2013 17:26 WIB
Dibaca 486

Monexnews -

Emas menguat dari level terlemah dalam lebih dari tiga tahun untuk mengurangi kerugian mingguan yang telah di picu oleh keputusan Federal Reserve untuk memulai kurangi stimulus. Goldman Sachs Group Inc. mengatakan bahwa penurunan pada emas belum akan berhenti seiring emas menuju penurunan tahunan terbesar sejak tahun 1981.

Emas untuk pengiriman bulan Februari menguat sebesar 0.1% menjadi $1.195 pada pukul 17.18 wib di Comex di New York, mendorong emas untuk penurunan pekan ini menjadi 3.2%. Emas berjangka turun sebesar 3.4% kemarin ke level $1.193, level terendah sejak 3 Agustus 2010. Emas akan turun ke $1.050 pada akhir tahun depan, kata Goldman Sachs.

Emas saat ini menuju penurunan tahunan pertama sejak tahun 2000 setelah investor kehilangan kepercayaannya dalam logam mulia sebagai aset lindung nilai. The Fed pada tanggal 18 Desember mengatakan bahwa mereka akan memangkas pembelian aset, yang di kenal dengan nama pelonggaran kuantitatif, menjadi $75 milyar dari $85 milyar. Pasar ekuitas AS melonjak ke rekor tertinggi. Bursa yang memperdagangkan emas telah kehilangan sekitar $73 milyar dalam nilia investasi pada tahun ini, dan perusahaan tambang telah merugi setidaknya sekitar $26 milyar.

“ Emas saat ini mungkin akan bergerak turun sepanjang tahun 2014,” kata Jeffrey Currie, kepala analis komoditas Goldman Sachs di New York.” Sebagian pelaku pasar perkirakan penurunan harga telah di perkirakan dalam merespon pengurangan QE oleh the Fed. Ketika pasar emas melihat kejadian tersebut, biasanya harga emas akan merespon itu denagn segera.”

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar