Minggu, 22 Oktober 2017

gold-updates  Gold Updates

Emas Sedikit Melemah, Terpengaruh Oleh Penguatan Greenback

Kamis, 4 Desember 2014 11:04 WIB
Dibaca 328

Monexnews - Emas melemah, seiring menguatnya pasar kerja AS yang memperkuat kemungkinan untuk meningkatnya suku bunga dan melonjaknya dollar, membatasi permintaan untuk logam mulia tepat sebelum bertemunya European Central Bank untuk mempertimbangkan stimlus lebih lanjut.

Emas pada hari ini tergelincir sebanyak 0.2% menjadi $1,206.87/onz dan saat ini bergerak di kisaran $1,207.02 pada pukul 10.52 wib. Harga mencapai level $1,221.43 pada tanggal 1 Desember, itu adalah level tertinggi sejak 29 Oktober, seiring menguatnya harga minyak.

Emas hanya sedikit berubah pada tahun ini setelah melemah sebanyak 28% di tahun 2013 seiring Federal Reserve mempertimbangkan untuk kemungkinan naiknya biaya pinjaman di saat bank sentral lainnya mengambil langkah untuk memacu pertumbuhan. Pembuat kebijakan ECB akan bertemu pada hari ini setelah Presiden Mario Draghi pada bulan lalu mengatakan bahwa mereka terbuka untuk membeli berbagai macam aset yang lebih luas untuk stimulus lebih lanjut.

Indeks dollar bertahan di dekat level tertinggi sejak 2009 setelah the Fed kemarin mengatakan bnahwa "kenaikan di sektor kerja sudah cukup baik," sebelum di rilisnya data kerja bulanan besok.

"Dollar AS dan petunjuk dari the Fed akan mendikte kemana arah pergerakan emas," kata David Lennox, analis sumber daya alam di Fat Prophets di Sydney. "Anda sedang menunggu ECB untuk mengatakan sesuatu. Karena tanpa adanya tindakan yang signifikan pada QE, pergerakan harga hanya akan bergerak di area sekitar ini, tambahnya. "

Indeks dollar, yang mengikuti pergerakan greenback terhadap serangkaian mata uang utama, kemarin di tutup di level tertinggi sejak Maret 2009, dan pada hari ini masih bergerak di kisaran area tersebut. Departemen Tenaga Kerja akan merilis laporan nonfarm payroll besok yang mungkin akan menunjukkan para pengusaha menambahkan 230,000 pekerja  pada bulan lalu, menurut estimasi median dalam survei Bloomberg.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar