Senin, 20 November 2017

gold-updates  Gold Updates

Emas Terkoreksi Seiring Investor Pertimbangkan Outlook AS dan Geopolitik

Jumat, 18 Juli 2014 11:31 WIB
Dibaca 343

Monexnews -

Emas melemah dari kenaikan terbesarnya dalam sebulan seiring investor mempertimbangkan outlook kebijakan moneter AS terhadap meningkatnya ketegangan geopolitik di seluruh dunia.

Emas pada saat ini turun sebesar 0.3% menjadi di kisaran $1.315/onz pada pukul 11.20, membalikan penguatan pada awal perdagangan. Emas kemarin reli sebesar 1.5% karena kecelakaan pesawat penumpang Malaysia Airlines di atas wilayah Ukraina dan invansi Israel ke Jalur Gaza telah memicu permintaan aset safe haven, yang saat ini masih menuju penurunan mingguan pertama dalam tujuh pekan.

Emas rebound pada tahun ini dari penurunan tahunan terbesar dalam lebih dari tiga dekade, dalam bagian dari ketegangan antara Ukraina dan Rusia, kekerasan di Irak dan kekacauan di Israel yang telah memicu permintaan emas. Pesawat Malaysia Airlines di tembak jatuh di atas wilayah Ukraina kemarin, membunuh semua dari 298 jiwa di dalam pesawat tersebut. Saat ini pemerintah Kiev menyalahkan kecelakaan pesawat tersebut kepada para pemberontak pro-Rusia, namun para separatis membantah tuduhan tersebut. Inggris mengatakan bahwa PBB harus menyelediki peristiwa tersebut.

“Emas mungkin masih dapatkan beberapa dukungan mengingat masih tingginya ketegangan geopolitik yang kembali menjadi perhatian pasar kembali,” kata Barnabas Gan, seorang ekonom di Oversea-Chinese Banking Corp di Singapura. Konflik di Ukraina tampaknya akan meningkat dan apa yang terjadi dengan Israel juga berikan sedikit dorongan naik pada harga. Dalam jangka panjang, yang akan menggerakan emas bergerak lebih rendah adalah berakhirnya tapering dan melihat apa yang akan Fed lakukan setelah itu.”

Dalam testimony kepada parlemen minggu lalu, ketua Fed Janet Yellen mengatakan bahwa dia optimis dengan ekonomi AS, akomodasi masih di perlukan. The Fed mungkin akan naikan suku bunga lebih cepat dari perkiraan sebelumnya seiring turunnya tingkat pengangguran dan cepatnya akselerasi inflasi, kata James Bullard, presiden Fed St. Louis.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar