Sabtu, 25 November 2017

gold-updates  Gold Updates

Emas Terlihat Tertekan Sebelum Data Kerja AS

Jumat, 9 Januari 2015 10:44 WIB
Dibaca 246

Monexnews -Emas pertahankan kerugiannya dari pelemahan dua hari beruntun sebelum dirilisnya data bulanan dari sektor kerja AS yang mungkin akan berikan petunjuk pada outlook untuk biaya pinjaman di negara dengan tingkat ekonom terbesar di dunia tersebut.

Emas pada saat ini diperdagangkan di kisaran $1,210/onz pada pukul 10.33 wib dari kemarin di $1,208, ketika harga emas melemah sebesar 0.2%. Logam mulia pada tanggal 6 Januari reli ke $1,223.19, itu adalah level tertinggi sejak 16 Desember, karena minyak yang anjlok ke level di bawah $50 per barel yang membuat pasar ekuitas global anjlok, emas masih lebih tinggi 1.8% pada pekan ini. 

Indeks dollar menuju kenaikan pekan keempat setelah kemarin ditutup di rekor tertinggi seiring minutes pertemuan Fed tanggal 16-17 Desember menunjukkan pembuat kebijakan sepakat bahwa ekonomi AS kemungkinan akan terus membaik. Data pada hari ini kemungkinan akan menunjukkan para pengusaha menambahkan 200,000 pekerja di AS untuk bulan ke 11 beruntun, itu mendukung kemungkinan untuk kenaikan suku bunga, yang Janet Yellen katakan bahwa tidak mungkin terjadi sebelum April.

James Steel, analis di HSBC Securities (USA) Inc., mengatakan bahwa emas saat ini dibebani oleh sentimen aset berresiko yang dalam hubungannya terkait dengan penguatan dollar ketika pasar masih terus mencerna perilisan minutes terbaru Fed. Angka kerja secara umum berikan pengaruh dalam menentukan harga emas dalam jangka pendek. Angka yang  bagus, dekat atau di atas survei, dapat membebani emas."

 

fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar