Sabtu, 21 Oktober 2017

gold-updates  Gold Updates

Emas Terus Tertekan Di Balik Penguatan Dollar

Selasa, 2 September 2014 16:23 WIB
Dibaca 318

Monexnews -

Emas anjlok ke level terlemah dalam sepekan di London seiring menguatnya dollar telah membatasi permintaan untuk aset lindung nilai.

Dollar mencapai level tertinggi dalam tujuh bulan terhadap 10 mata uang utama sebelum di rilisnya data pada hari ini yang para ekonom katakan akan menunjukkan manufaktur AS berada di dekat level tertinggi sejak April 2011. Greenback menguat di tengah prospek untuk membaiknya ekonomi yang mana itu telah mendukung kemungkinan untuk Federal Reserve untuk naikan suku bunga.

Emas tergelincir sebesar 28% pada tahun lalu atas ekspektasi bahwa stimulus AS akan melambat. Harga emas naik sebesar 6,2% pada tahun ini, sebagian besar di pengaruhi oleh ketegangan geopolitik. Intensifnya konflik di Ukraina telah meningkatkan kemungkinan bahwa Rusia akan menghadapi sanksi yang lebih keras dari Uni Eropa.

"Emas telah menderita dengan menguatnya dollar," kata David Govett, kepala analis logam mulia di Marex Spectron Group di London, dalam catatannya pada hari ini. Laporan yang akan di rilis pada hari ini, "yang di perkirakan akan menunjukkan bahwa ekonomi AS terus berkembang dan itu pada akhirnya telah menekan emas."

Emas untuk hari ini turun sebesar 0.8% menjadi $1,276/onz pada pukul 16.21 wib. Emas mencapai level $1,274, itu adalah level terendah sejak 25 Agustus.
Lantai perdagangan di New York kemarin di tutup untuk hari libur Labour Day dan transaksi akan di bukukan untuk keperluan settlement pada hari ini.

  (fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar