Sabtu, 18 November 2017

gold-updates  Gold Updates

Faktor Inflasi Bebani Harga Emas

Kamis, 2 Mei 2013 11:01 WIB
Dibaca 241

Monexnews - Harga emas konsisten melemah dalam beberapa bulan terakhir akibat berbagai faktor. Selain diakibatkan oleh penguatan nilai tukar Dollar, faktor lain yang turut memicu gejolak harga adalah minimnya volume permintaan, kenaikan marjin investasi di bursa dan penurunan risiko ekonomi. 

Namun menurut Tim Radford, Analis Global Rivkin, faktor inflasi merupakan hal yang paling membebani harga emas saat ini. Tingkat inflasi dan harga-harga konsumen di berbagai negara masih sangat kondusif sehingga pesona emas mulai redup. "Saya perkirakan aksi jual berlanjut khususnya jika data tenaga kerja hari Jumat nanti dirilis negatif," ujarnya. Lebih lanjut, ia memperkirakan emas akan berakselerasi ke $1400 untuk jangka pendek atau bahkan lebih rendah lagi.

Emas sempat dibanjiri peminat saat likuiditas dana berlimpah di sistem keuangan. Investor menggunakan logam mulia ini sebagai aset untuk mengantisipasi tekanan inflasi. Radford menilai emas masih menjadi aset yang patut dimiliki untuk jangka waktu panjang mengingat inflasi pasti akan naik dan devaluasi mata uang berlanjut lagi. "Banyak sekali uang di dalam sistem keuangan dunia yang belum terserap, namun pasti akan bergerak sesuai harapan nantinya," tutup Radford. Kontrak emas saat ini diperdagangkan pada level $1453.74 per troy ons.

 

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar