Jumat, 24 November 2017

gold-updates  Gold Updates

Harga Emas Berakhir Rendah, Dikisaran $1,204/onz

Rabu, 4 Maret 2015 3:56 WIB
Dibaca 301

Monexnews - Harga emas berakhir rendah pada hari Selasa seiring dollar yang melemah terhadap serangkaian mata uang utama, membantu logam mulia pulih dari kerugian di awal sesi yang sempat menyeret harga untuk turun ke bawah $1,200/onz.

Harga emas berjangka AS bulan April ditutup turun $3.80, di $1,204.40/onz.

Harga emas spot turun 0.3%, di level $1,203/onz, sebelumnya sempat turun hampir 1% ke level terendah sesi di $1,194.90 karena dollar yang bergerak di kisaran tertinggi 11 tahun, dibantu oleh meningkatnya imbal hasil Treasury.

Seperti yang dikutip dari Reuters, Tony Walter, analis senior di Deutsche Boerse's mengatakan bahwa harga tampaknya membentuk basis teknikal yang baik di level rendah $1,190.

Sementara itu Andrey Kryuchenkov mengatakan bahwa emas jelas menemukan beberapa dukungan dikisaran $1,200 pada awal bulan ini dan orang-orang saat ini masih menunggu data AS.

Dia menambahkan bahwa pasar akan melihat angka non farm payroll AS pada hari Jumat dan peluncuran pelonggaran kuantitiatif dari European Central Bank pada pekan depan.

Dollar yang melemah dari level tertinggi 11 tahun  terhadap serangkaian mata uang utama, telah membantu permintaan terhadap logam mulia.

Ekspektasi untuk kenaikan suku bunga AS kemungkinan akan membatasi penguatan emas dalam jangka pendek, menjaga untuk tetap di bawah level tertinggi dua pekan di $1,223.20 yang dicapai pada hari Senin. Harga emas telah turun 5.5% di bulan Februari, itu adalah penurunan bulanan terbesar dalam lima bulan, dengan menguatnya ekonomi telah meningkatkan kesempatan Federal Reserve untuk naikan suku bunga pada tahun ini untuk menjadi yang pertama kalinya sejak 2006.

Mark To, kepala analis di Wing Fung Financial Group di Hong Kong mengatakan bahwa meskipun banyak orang yang bimbang tentang kenaikan suku bunga AS, hasil survei masih menunjukkan bahwa itu akan terjadi pada tahun ini.

Tujuh dari 17 anggota Fed telah mengatakan bahwa mereka setidaknya ingin adanya pilihan kenaikan suku bunga pada kebijakan moneter di bulan Juni, atau secara umum telah mendorong untuk adanya kenaikan yang lebih cepat daripada ekspektasi bahwa nilai upah dan inflasi akan bergerak lebih tinggi.

Reformasi struktural di China, yang bertujuan untuk membuat laju pertumbuhan ekonomi menjadi berkelanjutan, juga akan mempertahankan permintaan untuk emas, tambah To.

Sebagian besar analis perkirakan impor emas China dari Hong Kong akan pulih pada tahun ini namun masih tetap di bawah rekor tertinggi 1,158.16 ton yang di capai pada tahun 2013.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar