Minggu, 19 November 2017

gold-updates  Gold Updates

Harga Emas Melesat Ke Atas, Ditopang Permintaan China dan Outlook Fed

Kamis, 26 Februari 2015 18:55 WIB
Dibaca 204

Monexnews - Harga emas melesat ke level tertinggi dalam sepekan setelah para pembeli dari China kembali dari liburan dan investor berspekulasi bahwa suku bunga Federal Reserve masih tetap rendah.

Volume untuk kontrak spot patokan emas di Shanghai Gold Exchange naik lebih dari dua kali lipat pada hari Rabu dari tanggal 17 Februari karena investor di China, yang merupakan negara konsumen terbesar kedua di dunia, kembali dari libur panjang Imlek. Impor emas negara tersebut dari Hong Kong naik di bulan Januari seiring permintaan terhadap perhiasan melonjak sebelum liburan.

Ketua Fed Janet Yellen, dalam berikan testimoninya kepada parlemen pada hari Rabu, menegaskan kembali bahwa waktu dari bank sentral untuk naikan suku bunga bersifat fleksibel. Suku bunga yag tinggi akan membatasi daya tarik emas karena logam mulia biasanya berikan keuntungan ketika harga naik.

"Kita memiliki beberapa permintaan yang terpendam di China yang dirilis saat mereka kembali dari liburan, itu membantu pasar emas bangkit dari harga rendahnya," ucap Ole Hansen, analis di Saxo Bank A/S di Copenhagen. " Yellen juga bernada kurang hawkish daripada perkiraan, yang mana itu melonggarkan tekanan jual pada emas."

Harga emas saat ini naik ke level $1,220.03/onz, itu adalah level tertinggi sejak 19 Februari, dan saat ini diperdagangkan di kisaran $1,216.54 pada pukul 18.53 wib. Harga logam mulia turun 5.1% pada bulan ini, namun harga masih 2.9% lebih tinggi pada tahun ini.

 

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar