Sabtu, 21 Oktober 2017

gold-updates  Gold Updates

Hedge Fund Bearish Terhadap Tembaga, Memilih Emas

Senin, 25 Maret 2013 10:56 WIB
Dibaca 632

Monexnews - Para hedge fund mencatat rekor untuk melepas investasi logam tembaga seiring persediaan golbal meningkat terbanyak dalam 9 tahun, sementara kekuatiran krisis hutang eropa akan meluas danmemicu penguatan emas terbesar sejak 2008.

Para spekulator menambah posisi short pada US copper berjangka dan opsi sebesar 53% pada kontrak berakhir Maret, peningkatan pada pembelian Jagung, Emas dan gas alam meningkat untuk 2 minggu berturut-turut.

Harga Tembaga menuju pelemahan 2 bulan berurutan yang bisa jadi pelemahan terpanjang sejak akhir 2011. Persediaan berdasar bursa di London, Shanghai dan New York berada dekat 870.000 metrik ton, atau hampir sebesar permintaan 5 bulan-nya Amerika Utara, dan forecast dari Barclay Plc bahwa akan mencatat surplus persediaan untuk tahun ke-2. Tembaga turun 1.5% ke $3466 per pon pada Comex minggu lalu, pelemahan terbesar bulan ini.

 

Persediaan LME

Persediaan tembaga pada London Metal Exchange naik 76% tahun ini, tertinggi sejak Oktober 2003. Kelebihan persediaan pada Shanghai Futures Exchange tertinggi sejak Januari 2003. Impor logam industri oleh China merosot terendah dalam 19 bulan pada bulan Febuari lalu, sementara ekspor naik untuk 6 bulan terakhir, berdasar data pemerintah per 21 Maret.

Turunnya harga bersaan dengan hampir semua komoditas pada minggu lalu karena Siprus menghadapi keruntuhan finansial, memicu kembali kekuatiran krisi hutang eropa akan mengikis pertumbuhan perekonomian global.

 

Penguatan Emas

Harga emas naik 1.8% pada bulan Maret, menuju penguatan bulanan pertama-nya sejak september. Logam ini masih -4% sejak awal tahun dengan pengangguran di Amerika menyusut dan aset-aset pada perdagangan berjangka yang didukung emas turun 6.7%. para investor menambah posisi mereka pada emas sebesar 63%, peningkatan terbesar sejak September 2008.

Logam berharga ini telah naik 82% sejak akhir 2008 seiring langkah bank sentral termasuk men-stimulasi pertumbuhan ekonomi meningkatkan spekulasi inflasi akan meningkat. Federal Reserve pada 20 Maret tetap tidak merubah rencana untuk bertahan target suku bunga mendekati 0% selama pengangguran di Amerika masih diatas 6.5%, saat ini pengannguran tercatat 7.7%.

Para manager keuangan meningkatkan posisi bullish pada gas alam, minyak dan bahan bakar. Gas alam naik 18% tahun ini seiring pelambatan produksi dan cuaca dingin meningkatkan permintaan.

(GSY)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar