Kamis, 23 November 2017

gold-updates  Gold Updates

Krisis China Dan Ukraina Terus Lambungkan Emas

Kamis, 13 Maret 2014 16:54 WIB
Dibaca 242

Monexnews -

Emas menguat ke level tertinggi dalam hampir enam bulan di sesi London seiring ketegangan antara Ukraina dan Rusia serta kecemasan tentang perlambatan pertumbuhan China telah meningkatkan permintaan untuk aset safe haven.

AS menekan Rusia untuk membatalkan atau menunda referendum pada tanggl 16 Maret untuk bergabungnya Crimea ke Rusia atau setidaknya sepakat untuk tidak mengimplementasikan suara penggabungan seiring Presiden Barack Obama bertemu dengan Perdana Menteri interim Ukraina Arseniy Yatsenyuk kemarin di Gedung Putih. Obama dan para sekutunya di Eropa terus berikan ancaman sanksi jika Putin tidak mengambil langkah untuk meredakan situasi.

Emas menguat sebesar 14 persen pada tahun ini, rebound dari penurunan tahunan terbesar sejak tahun 1981, seiring kecemasan pasar terhadap pertumbuhan ekonomi AS dan China yang melambat sertia krisis di Ukraina yang memacu permintaan untuk aset safe haven. Data penjualan retail China, produksi industri dan investasi pada bulan lalu tidak mencapai estimeasi, data di tunjukan pada hari ini.

“Situasi di Ukraina adalah pendorong utama di belakang penguatan emas,” kata Peter Fertig, pemilik lembaga Quantitative Commodity Research Ltd. di Hainburg, Jerman pada hari ini. “Lemahnya data ekonomi China juga menjadi alas an mengapa investor saat ini, menempatkan uang mereka kembali ke emas.”

Emas untuk hari ini naik sebesar 0.5% menjadi $1.373/onz pada pukul 16.51 wib. Emas mencapai level $1.375, yang merupakan tertinggi sejak 19 September.  

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar