Selasa, 21 November 2017

gold-updates  Gold Updates

Emas Bergejolak Paska Laporan Russia Terkait Peluncuran Rudal

Selasa, 3 September 2013 16:25 WIB
Dibaca 698

Monexnews -

Emas meroket secara dramatis dari level support 1384 sementara indeks saham AS berjangka dan Nikkei anjlok sesaat akibat laporan dari Menteri Pertahanan Russia bahwa terdapat objek rudal balistik yang diluncurkan ke target kawasan Mediterania Timur.

Dollar dilaporkan menguat tajam major currencies, namun anjlok vs Yen dan Swiss Franc paska laporan Russia tersebut.  Terpantau sejauh ini pairing USDJPY menguat 0.13% di level 99.45, jauhi level tertinggi intraday di 99.70.

Memanasnya situasi di Syria membuat Rusia berencana mengirimkan dua kapal perangnya ke Laut Tengah, dekat wilayah Suriah. Radar Rusia mendeteksi peluncuran dua peluru kendali (rudal) balistik ke arah timur Laut Tengah dari kawasan perairan bagian tengah laut. Interfax mewartakan hal ini mengutip pernyataan Kementerian Pertahanan.

Catatan kementerian itu menyatakan kalau peluncuran terdeteksi pukul 10.16 waktu Moskwa oleh radar pendeteksi awal Armavir di dekat Laut Hitam. Armavir adalah stasiun radar pemantau yang didesain untuk mendeteksi misil dari Eropa dan Iran. Namun begitu, belum ada informasi pihak peluncur rudal itu. Data soal dampak peluncuran itu juga belum tersedia. Menurut Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu, informasi terkait deteksi itu sudah disampaikan kepada Presiden Vladimir Putin.

Namun pihak Israel juga menampik adanya peluncuran rudal tersebut, selain itu belum ada laporan terjadinya ledakan di Damascus. Alhasil, Emas kembali terkoreksi ke level $1,392.57 setelah sempat melejit ke titik tertinggi intraday $1,399.14 tidak lama setelah laporan Russia tersebut.

 

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar