Kamis, 23 November 2017

gold-updates  Gold Updates

Outlook Fed Masih Bebani Emas

Rabu, 26 Juni 2013 8:26 WIB
Dibaca 328

Monexnews - Emas melemah di awal sesi Asia setelah bagusnya serangkaian data ekonomi AS membuat investor yakin Fed akan segera mengurangi pemberian stimulus moneternya dalam waktur dekat. Naiknya kepercayaan konsumen, indeks manufaktur Richmond, penjualan dan harga rumah, serta durable goods orders AS isyaratkan berlanjutnya pemulihan ekonomi Paman Sam. Ketua Fed, Ben S. Bernanke, telah utarakan bank sentral dapat mengurangi stimulus sebelum penutupan tahun 2013 jika performa ekonomi terus membaik. Jika Fed mengurangi stimulus maka ini dapat mengurangi likuiditas global dan dapat turut berdampak negatif terhadap kinerja emas.

Sentimen emas tetap rapuh seiring berlanjutnya penurunan kepemilikan emas berbasis ETF yang sering digunakan investor untuk berinvestasi di logam mulia. Kepemilikan SPDR Gold Trust, emas berbasis ETF terbesar dunia, turun 16,23 ton menjadi 969.50 ton pada hari Selasa; ini merupakan level terendah sejak Februari 2009. Bank sentral India memberlakukan peraturan yang melarang perbankan regional untuk memberikan pinjaman untuk pembelian emas; ini merupakan langkah terbaru India untuk meredam minat beli emas demi memangkas defisit current account. India merupakan konsumen emas terbesar dunia. XAU/USD kini diperdagangkan 1261; menjauhi level tinggi harian 1277 (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar