Senin, 20 November 2017

gold-updates  Gold Updates

Permintaan Emas di China Turun, Pembeli Terbesar Kembali di Klaim Oleh India

Kamis, 12 Februari 2015 14:07 WIB
Dibaca 327

Monexnews - Permintaan emas turun untuk tahun ketiga karena anjloknya pembelian dari China, yang sebelumnya adalah pembeli terbesar di dunia.

Permintaan emas global turun sebesar 4% ke level terendah dalam lima tahun di 3,923.7 metrik ton di tahun 2014, ucap World Gold Council dalam laporannya pada hari Kamis. Di China, pembelian terhadap emas batangan dan koin untuk investasi turun sebesar 50% dan pembelian untuk perhiasan melemah dari rekornya, berdasarkan laporan dari kelompok yang berbasis di London tersebut.

Penguatan dollar dan prospek untuk suku bunga AS yang lebih tinggi telah membatasi daya tarik emas sebagai aset lindung kekayaan, yang harganya telah turun dalam dua tahun terakhir. Emas rebound dalam tiga bulan terakhir, namun itu masih 10% dari level terendah empat tahun.

"2014 adalah tahun stabilisasi," ucap Alistair Hewitt, kepala analis pasar di WGC dalam sebuah wawancara di London pada hari Rabu. "Kami melihat permintaan emas batangan dan koin turun secara berlanjut baik itu China maupun di India. "Harga emas naik 3.2% menjadi $1,221.82/onz di London pada tahun ini.

India merebut posisi China sebagai pembeli terbesar logam mulia, mengklaim kembali posisi yang mereka kuasai di tahun 2012, setelah melonjaknya permintaan perhiasan ke level tertinggi sejak tahun 1995. Total permintaan emas India sebesar 842.7 ton, itu masih 14% lebih rendah pada tingkat tahunan, sementara itu untuk China, permintaan menyusut sebesar 38% menjadi 813.6 ton.

Pembelian kalung, gelang dan anting oleh para pembeli di India naik 8% walaupun masih berlangsungnya pembatasan impor, sementara itu di China pembeli membeli 33% lebih sedikit dari sebelumnya. Kombinasi dari investasi emas koin dan batangan turun sekitar 50% di kedua negara tersebut.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar