Jumat, 18 Agustus 2017

Road Map Krisis Utang Eropa

Jumat, 13 April 2012 18:07 WIB
Dibaca 30

Monexnews -

Mata uang Euro memang berhasil rebound, namun ketika pair EURUSD mulai jatuh, penurunannya akan terjadi secara cepat dan dramatis.

Pelemahan Euro secara drastis mungkin baru akan terjadi pada suatu titik ketika komunitas investor internasional mulai kehilangan keyakinan pada Jerman dan ditandai juga oleh penarikan dana massal (rush) oleh berbagai bank asing dari perbankan Eropa.

Pada moment seperti itu, langkah ECB untuk melonggarkan moneter lebih lanjut malah bisa memperburuk keadaan. Ibarat koin bermata dua, kebijakan ECB memiliki dua sisi, contohnya program pendanaan ECB yang terakhir melalui program LTRO, di satu sisi memang dapat membantu perbankan menopang pasar obligasi lokal, dan berhasil menurunkan yield obligasi berbagai negara member Eropa untuk beberapa bulan terakhir.

Namun konsekuensi tindakan ini juga berarti bahwa semakin banyak perbankan Eropa yang makin terekspos pada default utang sovereign dibanding sebelumnya. Disinilah outlook Euro menjadi semakin menakutkan. Jika bank asing mulai menarik dana secara massal (rush) dari perbankan Eropa di saat yang sama ketika para investor hilang kepercayaan terhadap ekonomi Jerman, maka mata uang Euro bukan tidak mungkin akan amblas hingga dibawah 1.2800.

Oleh sebab itulah perlu kita pantau event-event berisiko bagi Euro untuk melihat petunjuk atau gejala awal dari rush tersebut :

    • Selasa, 17 April: Lelang obligasi Spanyol, T-bill Yunani, indikator sentimen ekonomi ZEW Jerman untuk bulan April.
    • Kamis, 19 April: Lelang obligasi Spanyol, Prancis. Meeting para menteri keuangan G20 (berjalan sampai 22 April).
    • Jumat, 20 April: Indeks iklim bisnis IFO Jerman. Meeting tahunan musim semi IMF dengan World Bank (berlangsung sampai 22 April). Perpanjangan batas waktu untuk beberapa undang-undang obligasi asing Yunani untuk menawarkan tender obligasi mereka serta tahap kedua perjanjian restrukturisasi utang Yunani
    • Minggu, 22 April: Pemilu Presiden Prancis, ronde pertama.
    • Senin, 23 April: Data Eurostat untuk menunjukkan situasi fiskal euro zone yang terakhir selama 2011.
    • Selasa, 24 April: lelang T-bill Spanyol.
    • Rabu, 25 April: penjatahan operasi LTRO ECB untuk tenor 3-bulan
    • Kamis, 26 April: Lelang T-bill Italia.
    • Jumat, 27 April: Lelang obligasi Italian (BTP).
    • Senin, 30 April: data pinjaman M3/sektor swasta kawasan Eropa. Data inflasi Eurozone bulan April.
    • Rabu, 2 Mei: data manufaktur PMI Euro-zone. Rapat luar biasa menteri keuangan EU untuk membahas persyaratan modal perbankan yang baru.
    • Kamis, 3 Mei: Lelang obligasi Spanyol, Prancis. Keputusan suku bunga ECB dan konferensi pers di Barcelona.
    • Jumat, 4 Mei: Data sektor jasa Euro-zone bulan April.
    • Minggu, 6 Mei: Ronde kedua pemilu Presiden Prancis. Pemilu nasional Yunani.
    • Senin, 7 Mei: data pesanan manufaktur Jerman untuk bulan Maret.
    • Selasa, 8 Mei: Data produksi industri Jerman. Lelang T-bill Yunani (tentatif).
    • Jumat, 11 May: Lelang T-bill Italia.
    • Senin, 14 Mei: lelang obligasi Spanyol, Italia. Rapat MenKeu Euro-zone.
    • Selasa, 15 May: Data flash GDP Q1 Euro-zone. Indikator sentimen ekonomi ZEW German untuk bulan Mei. Meeting Menteri Keuangan E. Lelang T-bill yunani (tentatif). Jatuh tempo 450 juta Euro obligasi Yunani.
    • Rabu, 16 Mei: Lelang obligasi Prancis.
    • Kamis, 17 Mei:  Lelang obligasi Spanyol.
    • Senin, 21 Mei: Lelang obligasi Belgia.
    • Selasa, 22 Mei: Lelang T-bill Spanyol.
    • Kamis, 24 Mei: Indeks iklim bisnis IFO Jerman bulan April.
    • Senin, 28 Mei: Lelang obligasi Italia.
    • Selasa, 29 Mei: Lelang T-bill Italia.
    • Rabu, 30 Mei: Lelang obligasi Italia (BTP). Data pinjaman M3/sektor swasta kawasan Eropa. Penjatahan LTRO ECB untuk tenor 3-bulan.
    • Kamis, 31 Mei: data inflasi kawasan Eropa untuk bulan Mei. Irlandia mengadakan referendum untuk pakta fiskal Uni Eropa.

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar