Kamis, 27 April 2017

breaking-news EURUSD berbalik turun ke 1.0851 setelah Draghi mengatakan tidak ada pembahasan tapering

Efektifkah LTRO Yang Dikucurkan ECB ?

Sabtu, 14 April 2012 4:55 WIB
Dibaca 12

Monexnews - Long Term Refinancing Operations (LTRO) atau operasi likuiditas jangka panjang European Central Bank pada bulan Desember dan Februari silam telah mengalokasikan lebih dari €1 trilyun ke dalam sistem perbankan zona Euro melalui pinjaman murah berdurasi 3 tahun, yang dinilai oleh para pelaku pasar telah berhasil mengikis sejumlah kekhawatiran atas resiko keruntuhan sektor perbankan dalam jangka pendek. Langkah dramatis ECB tersebut juga telah memacu risk appetite para investor, yang memberikan kontribusi besar bagi rally saham global pada kuartal pertama tahun 2012.

Meskipun LTRO sebenarnya hanyalah sebuah metode yang coba diterapkan oleh ECB untuk memastikan langkah-langkah kebijakan moneter berhasil ditransmisikan ke pasar, tak bisa dipungkiri bahwa langkah tersebut juga turut menghadirkan angin segar di pasar obligasi. Hal tersebut tercermin dari pergerakan yield obligasi pemerintah Spanyol dan Italia yang beranjak menjauhi level kritis seiring bank-bank di kawasan Eropa terlihat mulai memanfaatkan pinjaman berbunga rendah yang mereka peroleh untuk membeli surat hutang negara-negara yang menawarkan imbal hasil tinggi.

Dengan begitu, apakah kita dapat menarik kesimpulan jika LTRO yang diluncurkan ECB telah secara efektif meredakan tekanan pendanaan sektor perbankan zona Euro ?? jawabannya tidak.

Seiring berakhirnya kuartal pertama tahun 2012, para investor kembali harus dihadapkan pada sebuah kondisi yang sekali lagi telah memicu kekhawatiran. Data bulanan terbaru dari European Central Bank dan Bank of Spanyol menunjukkan bahwa jumlah pinjaman bank-bank Spanyol melonjak menjadi lebih dari €316 milyar pada bulan Maret, yang merupakan rekor tertinggi baru. Apalagi rincian dari data tersebut juga mengarah ke satu bukti bahwa putaran ke-2 operasi likuiditas European Central Bank pada bulan Februari telah didominasi oleh bank-bank Spanyol, yang tampaknya mendapat kucuran sekitar €190 milyar sampai €200 milyar dana pinjaman dari total €529,5 milyar yang dialokasikan bank sentral.

Kenyataan tersebut sontak membuat pasar sangat terkejut, yang menghantarkan indeks saham utama Spanyol IBEX35 ke titik terendah 3-tahun pada hari Jumat dan kembali mendorong yield obligasi pemerintah Spanyol merangkak naik. Begitu pula dengan Euro yang telah menjadi sangat sensitif terhadap setiap pergerakan yield di kawasan tersebut, harus berbalik melemah untuk melengkapi penurunan mingguan ke-2 kali berturut-turut.

Bukannya meredakan tekanan pendanaan pada sektor perbankan, LTRO yang diterima bank-bank Spanyol kini justru dikhawatirkan turut terserap ke dalam hutang pemerintah. Beberapa sumber memperlihatkan jika sebagian besar dana LTRO telah digunakan oleh bank untuk membayar hutang-hutangnya yang jatuh tempo, sementara sebagian sisanya mereka manfaatkan untuk membeli surat hutang pemerintah Spanyol. Dalam 3 bulan pertama tahun ini, nilai pembelian obligasi pemerintah Spanyol tercatat sebesar €61 milyar.

Secara mendasar LTRO berdurasi 3-tahun dari ECB mungkin telah sedikit membantu kemampuan pendanaan sektor perbankan ataupun pemerintah, yang menjadi kekhawatiran terbesar kalangan investor akhir-akhir ini. Kendati demikian, kita mungkin masih harus bersabar untuk melihat pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan kebangkitan sektor properti di Spanyol mengingat hingga saat ini pemerintah masih terus bergulat untuk menekan anggaran belanja mereka. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar