Jumat, 23 Juni 2017

Pelemahan USDJPY Jelang Konferensi Pers BOJ

Selasa, 31 Januari 2017 11:57 WIB
Dibaca 326

Monexnews - USDJPY kembali melemah ke level rendah 113.24 setelah sempat menyentuh kisaran level 115.30 akhir pekan lalu. Saat ini USDJPY bergerak di kisaran level 113.50 dan masih berpotensi menguat dari efek kebijakan terbaru dari Presiden Amerika Serikat dan bank sentral Jepang.

Pelemahan USDJPY terjadi karena adanya gejolak di pasar menyusul keputusan Presiden AS, Donald Trump, untuk menghentikan program pengungsi dan melarang imigrasi dari negara-negara Muslim tertentu. 

Perintah eksekutif dari Presiden Trump ini menimbulkan pertentangan dari para pemimpin global sekaligus kekhawatiran pasar pada ketidakpastian dari kejutan langkah-langkah yang diambil presiden AS.

USDJPY melemah meskipun data-data terbaru AS mengindikasikan pertumbuhan ekonomi yang stabil. Inflasi PCE inti naik 1,7% untuk pertama kalinya dalam satu tahun pada November lalu, dan pending home sales kembali bertumbuh dengan kenaikan 1,6% pada bulan Desember, setelah turun 2,5% di bulan sebelumnya.

Bank of Japan (BOJ) telah mengumumkan bahwa memutuskan untuk mempertahankan kebijakan moneternya dalam laju pertumbuhan ekonomi Jepang yang moderat. Keputusan Ini sejalan dengan perkiraan pasar, sehingga USDJPY sempat melemah sekitar 0,4% ke level rendah 113.24.

Di sisi lain, Menteri Keuangan Jepang, Taro Aso, hari ini diberitakan mengomentari “Trumponomics”  serta prospek mata uang Yen Jepang :

  1. Mengharapkan faktor domestik sebagai pendorong ekonomi Jepang.
  2. Trump menghadirkan ketidakpastian dalam perekonomian.
  3. Diskusi kebijakan mata uang seharusnya dalam konteks internasional.
  4. Mengharapkan pelemahan yen dan penguatan dolar AS di semester pertama.

Investor akan menantikan konferensi pers gubernur BOJ pukul 13.30 WIB. Para pelaku pasar ekspektasi gubernur Haruhiko Kuroda akan mempertahankan retorika untuk mengerahkan segala usaha untuk mempertahankan tingkat yield yang rendah, sesuai dengan target strategi “Yield Curve Control” BOJ, untuk terus memicu pertumbuhan.

(Prasetya)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar