Senin, 20 November 2017

Minyak Mentah Tertekan Di Bawah $ 50 /barel Akibat Produksi AS Masih Melimpah

Jumat, 21 April 2017 16:36 WIB
Dibaca 332

Monexnews - (Dwi Aviono)

 

Minyak telah turun sebesar 5% di minggu ini ($53.19-$50.50) disebabkan oleh :

 

  1. Laporan produksi minyak mentah Amerika Serkat yang meningkat menjadi 9.2 juta barel perhari naik 4% dibandingkan dengan produksi bulan Januari 2017  sebesar 8.8 juta barel perhari. Kenaikan ini sebagai penyeimbang penurunan produksi oleh OPEC dan Non-OPEC sebesar yang 1.8 juta barel/ hari hingga Juni 2017.
  2. Meskipun persediaan minyak mentah AS dilaporkan tanggal 19 Januari 2017 turun -1 juta barel di bandingkan minggu sebelumnya, namun persediaan masih tetap mengalami kenaikan 25 juta barel dari tahun lalu.
  3. Laporan pengeboran lepas pantai Amerika Serikat di tanggal 13 April 2017 yang biasanya dijadikan acuan proyeksi persediaan minyak mentah Amerika Serikat, juga di laporkan meningkat dari minggu sebelumnya 8 rig menjadi 847 rig, dan mengalami kenaikan 407 rig dari tahun 2016 (15 April 2016)
  4. Pasar masih menantikan hasil pertemuan OPEC tanggal 25 Mei 2017 tentang rencana perpanjangan kebijakan pembatasan produksinya.

 Saat ini harga mendekati harga psikologis $ 50 /barel, yang sering dijadikan acuan sebagai wilayah harga impas keekonomian untuk layak jual di Amerika Serikat.

Faktor penggerak hari ini yang menjadi perhatian pelaku pasar adalah laporan pengeboran aktifitas rig yang beroperasi di AS oleh Baker Hughes , di prediksi masih bertambah yang mengakibatkan harga terus tertekan di bawah $ 50/barel.

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar