Sabtu, 21 Oktober 2017

Kredibilitas SNB Menjaga Nilai Tukar Franc

Selasa, 13 Maret 2012 7:00 WIB
Dibaca 60

Monexnews - Kredibilitas Bank Sentral Swiss mulai diragukan seiring munculnya transaksi keuangan yang berbau insider trading oleh beberapa petinggi Swiss National Bank (SNB). Mantan pimpinan SNB, Philipp Hildebrand, terpaksa mengundurkan diri di bulan Januari setelah mendapatkan tekanan politik akibat transaksi keuangan yang dilakukan oleh istrinya. Pada 15 Agustus 2011, Kashya Hildebrand telah menukar 400.000 franc swiss untuk membeli properti senilai $504.000; ini dilakukan tiga minggu sebelum SNB, yang dipimpin oleh suami Kashya, umumkan pernyataan untuk mencegah berlanjutnya penguatan franc swiss.

Kasus dugaan insider trading lainnya kini menerpa petinggi SNB lainnya, Jean-Pierre Danthine. Hasil audit menemukan Danthine telah menukarkan dana tunai sebanyak €126.000 ke dalam bentuk francs pada tahun 2010 tidak lama sebelum SNB berhenti melakukan kebijakan intervensi demi melemahkan mata uang franc. Christoph Blocher, petinggi di Swiss People's Party, telah menganjurkan Danthine untuk mengikuti jejak Hildebrand dengan mengumumkan pengunduran diri.

Insider trading adalah transaksi keuangan yang dilakukan menggunakan informasi yang belum tersedia untuk kalangan umum. Otoritas keuangan manapun telah melarang insider trading karena dianggap tidak adil bagi investor lainnya yang tidak mempunyai akses terhadap informasi tertentu. Dalam kasus SNB, tentu transaksi yang dilakukan oleh Hildebrand dan Danthine sangat dicurigai mengandung elemen insider trading. Petinggi bank sentral merupakan orang yang paling tahu akan kebijakan yang akan diambil dan kebijakan moneter bank sentral sangat mempengaruhi performa mata uang negaranya.

Kasus insider trading tentu membuat pasar bertanya apakah SNB dapat menjalankan kebijakan moneternya secara efektif jika para pengambil kebijakan nya lebih mementingkan kepentingan pribadi dari pada kepentingan nasional. Pasar ragu apakah SNB cukup kredibel menjaga batas bawah nilai tukar EUR/CHF di level 1.20. Keraguan ini terlihat dari pergerakan EUR/CHF yang dalam beberapa minggu terakhir diperdagangkan dekat batas bawah 1.20. EUR/CHF terpantau diperdagangkan 1.2056.

Hasil audit memang tidak menemukan kasus insider trading atas Thomas Jordan, yang kini merupakan pejabat sementara pimpinan SNB. Namun, bank sentral kini harus bekerja ekstra untuk bisa memulihkan kredibilitas. SNB tentunya tidak ingin level batas bawah EUR/CHF ditembus dan kebijakan meredam intervensi franc gagal seperti akhir 2010 ketika akhirnya SNB harus rela melihat berlanjutnya penguatan franc. EUR/CHF dan USD/CHF mencetak level rekor terendah sepanjang sejarah 1.0070 dan 0.7067 pada Agustus 2011.   

Pada pertemuan SNB 15 Maret mendatang, bank sentral Swiss mungkin akan tegaskan komitmen untuk menjaga agar franc tidak lanjutkan penguatan. SNB akan tunjukan komitmen nya untuk menjaga batas bawah EUR/CHF di level 1.20.

Franc Swiss masih akan bergerak sideways untuk beberapa minggu mendatang. Ada peluang bagi franc untuk lanjutkan penguatan dengan indikator ekonomi terakhir yang tunjukan Swiss masih dapat pertahankan momentum pemulihan ekonomi walaupun GDP hanya tumbuh 0,1% di kuartal terakhir 2011. Ancaman deflasi, salah satu argumen SNB untuk redam penguatan franc, juga berkurang setelah indeks harga konsumen dan produsen tumbuh 0,3% dan 0,8% di bulan Februari. Suntikan likuiditas ECB yang mencapai lebih dari €1 triliun juga dapat mendorong institusi keuangan Eropa memarkir sebagian kelebihan dana nya di Swiss. Berkurangnya kredibilitas SNB dengan mencuatnya kasus insider trading tentunya akan menggoda spekulan untuk menguji batas bawah level EUR/CHF.

Analisa Teknikal:

Dari grafik mingguan, USD/CHF masih akan bergerak sideways seiring franc kini terperangkap di antara Moving Average 50 dan 100. Naiknya stokastik akan menjaga pelemahan untuk sementara waktu; namun ini juga berarti memberikan peluang untuk tempatkan posisi sell di level yang lebih tinggi.

Rekomendasi: Sell on rally, dengan level entry di area 0.9300 (harga tertinggi Februari 2012) hingga 0.9450 (MA 100). Stop loss di 0.9600 (harga tertinggi 2012) mengincar target kejatuhan di 0.8800 (MA 50)

Dari grafik mingguan, datarnya indikator RSI isyaratkan EUR/CHF kini tengah berkonsolidasi. Bias masih bearish seiring EUR/CHF kini diperdagangkan di bawah MA 50 dan 100.

Rekomendasi: Sell on rally, dengan level entry di area 1.2100 hingga 1.2120 (dekat harga tertinggi Februari 2012). Stop loss di 1.2130 (MA 50) mengincar batas bawah level intervensi SNB di 1.2000. Waspadai intervensi bank sentral karena dapat memicu kenaikan EUR/CHF yang signifikan dalam waktu singkat. Meski demikian, pelemahan pasca intervensi akan berikan peluang untuk tempatkan posisi sell lagi. Diperlukan level penutupan harian di bawah 1.2000 untuk memberikan argumen tambahan menambah posisi sell lebih lanjut. 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar