Sabtu, 21 Oktober 2017

market-movers  Market Movers

Investor Nantikan GDP AS

Kamis, 29 Mei 2014 11:08 WIB
Dibaca 144

Monexnews - Dollar AS mencatatkan pelemahan tipis di sesi Asia seiring merebaknya kewaspadaan investor menjelang publikasi revisi data GDP AS untuk kuartal pertama 2014 nanti malam. Pelemahan tipis Dollar berhasil meredam kejatuhan lebih lanjut harga emas, dan minyak, serta memicu rebound euro, dan sterling. Aussie bahkan menguat pasca publikasi data penjualan rumah Australia yang naik 2,9% di bulan April.

Bursa saham Asia bergerak mixed pagi ini meskipun Wall Street melemah semalam. Aksi profit-taking membebani kinerja bursa saham AS yang masih berkutat dekat level rekor tertingginya. Investor sepertinya ingin mengamankan keuntungan dari rally kencang belakangan menjelang publikasi data GDP AS pada jam 19.30 WIB. GDP AS diprediksi akan menunjukan kontraksi perekonomian terbesar di dunia tersebut. Ini dapat menjadi kontraksi pertama bagi ekonomi AS dalam 3 tahun terakhir.

Munculnya harapan akan adanya stimulus Cina sepertinya berhasil mengurangi sentimen negatif dari Wall Street. Nikkei rebound setelah sempat melemah di awal sesi pasca buruknya data penjualan ritel Jepang. Kospi melemah tipis seiring munculnya kecemasan atas daya saing eksportir Korea Selatan dengan nilai tukar won yang berkutat dekat level terkuat 5 tahun terhadap Dollar AS. Hang Seng menguat setelah komentar Perdana Menteri Li Keqiang masih memberikan harapan akan adanya stimulus dari Cina.

Serangkaian data ekonomi AS nanti malam akan mendapatkan perhatian investor. Data GDP dan penjualan rumah AS mungkin dapat membuat investor cemas dengan kondisi perekonomian Paman Sam. Jika publikasi kedua data tersebut lebih buruk dari prediksi maka ini dapat mendorong berlanjutnya penurunan bursa saham AS dan pelemahan Dollar AS. Namun, AS juga akan merilis data klaim pengangguran nanti malam yang diprediksi membaik sehingga mungkin dapat mengurangi sentimen negatif.

Data cadangan minyak AS (versi EIA) nanti malam juga akan mendapatkan perhatian bagi investor minyak. Jika data menunjukan pengurangan cadangan minyak yang tidak sebesar publikasi sebelumnya maka ini dapat mengembalikan kecemasan akan masih tingginya stock minyak di AS. Kekhawatiran itu juga ditunjukan oleh data API yang dirilis tadi pagi yang menunjukan kenaikan cadangan minyak AS sebesar 3,5 juta barel; lebih tinggi dari prediksi kenaikan cadangan sebesar 500.000 barel. Ini mungkin dapat mendorong pelemahan harga minyak lebih lanjut.

Jadwal publikasi data ekonomi selengkapnya dapat dilihat melalui kalender ekonomi di http:/www.monexnews.com/economic-calendar/minggu-ini.htm dan Daily Report di http://www.monexnews.com/monex-daily.htm

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar