Selasa, 21 November 2017

market-movers  Market Movers

Market Movers: Berbagai Data Dari Berbagai Negara Akan Warnai Pasar Keuangan

Selasa, 16 Desember 2014 10:19 WIB
Dibaca 267

Monexnews - Berbagai macam data ekonomi dari berbagai negara akan dirilis pada hari Selasa ini, yang dapat menjadi penggerak pasar. Pagi ini di awali dengan rilis minutes rapat kebijakan moneter Reserve Bank of Australia yang menunjukkan bank sentral Australia tersebut menekankan periode stabilitas suku bunga, meski juga mendiskusikan ekspetasi pasar terhadap kemungkinan pemangkasan suku bunga di tahun depan. Sementara itu aktivitas manufaktur China versi HSBC berkontraksi untuk pertama kalinya dalam tujuh bulan terakhir. HSBC melaporkan aktivitas manufaktur bulan Desember sebesar 49,5 lebih rendah dari perkiraan 49,8 dan bulan sebelumnya 50,0. 

Nilai tukar aussie yang biasanya sensitif terhadap data China tidak banyak merespon laporan HSBC, sebaliknya aussie terpantau menguat tipis. Nilai tukar aussie yang berada di level terendah 7 tahun dan kegagalan menembus level psikologis 0.8200 bisa jadi memicu aksi short covering sehingga membuat aussie rebound.

Buruknya data aktivitas manufaktur China juga berimbas pada pergerakan bursa Asia hari ini, data tersebut memberikan kekhawatiran akan melambatanya ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut setelah PBOC pada hari Senin kemarin menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi China tahun depan. Indeks NIkkei Jepang, Kospi Korea Selatan, dan Hang Seng Hong Kong terpantau melemah.

Dari Inggris, Bank of England hari ini akan merilis hasil stress test yang akan menunjukkan ketahan atau kesiapan bank umum di Inggris jika terjadi masa sulit atau krisis. BOE juga akan memberikan laporan stabilitas finansial yang diikuti konfrensi pers dari Gubernur BOE, Mark Carney. Sementara Office for National Statistic akan melaporkan data inflasi year-on-year Inggris bulan November yang diperkirakan melambat menjadi 1,2% dari bulan sebelumnya 1,3%. Pernyataan yang hawkish dari BOE serta data inflasi yang lebih baik dari perkiraan dapat menguatkan sterling, namun sebaliknya sterling dapat tertekan jika BOE memberikan pernyataan yang memberi sinyal dovish dan inflasi dirilis lebih rendah dari perkiraan.

Dari zona euro akan dirilis data aktivitas manufaktur PMI dan aktivitas jasa PMI dari Jerman, Perancis, dan dari zona euro. Keseluruhan data tersebut diperkirakan mengalami peningkatan dari bulan sebelumnya sehingga berpotensi menguatkan euro jika dirilis seusai ekspektasi atau lebih tinggi. Selain itu ZEW akan melaporkan data sentimen ekonomi Jerman dan zona euro secara keseluruhan yang juga diperkirakan naik.

Terakhir dari AS akan dilaporkan data building permits yang diperkirakan sedikit menurun menjadi 1,06 juta di bulan November, dari bulan sebelumnya sebesar 1,08 juta. Dan data housing start bulan November yang diperkirakan naik menjadi 1,04 juta dari bulan sebelumnya 1,01 juta. Dollar terlihat masih akan kokoh jelang rapat kebijakan moneter FOMC pada hari Kamis dinihari WIB.

Emas terlihat rebound pada perdagangan sesi Asia, namun secara keseluruhan emas masih terlihat tertekan setelah kembali bergerak di bawah level $1.200 per troy ons, menjelang rapat kebijakan moneter FOMC yang akan berpengaruh signifikan terhadap pergerakan emas. Sementara minyak yang kembali anjlok pada perdagangan Senin kemarin, masih belum banyak bergerak di perdagangan sesi Asia meski aktivitas manufaktur China kembali berkontraksi, data-data aktivitas manufaktur dari zona euro dapat menjadi penggerak minyak.

Jadwal rilis data ekonomi selengkapnya bisa dibaca di sini: http://www.monexnews.com/calendar/homeCalendar.htm dan Daily Report kami http://www.monexnews.com/monex-daily.htm

(Putu Agus)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar